Kompas.com - 28/08/2014, 12:11 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com —
 Kesehatan sperma ditentukan oleh kuantitas, kualitas, dan gerakan. Menurut para ahli dari mayoclinic.com, seorang pria disebut subur jika saat ejakulasi mengeluarkan semen yang mengandung lebih dari 15 juta sperma per mililiter. Lalu sperma berkualitas memiliki kepala oval dan ekor panjang yang bergerak cepat ke depan. Semakin banyak sperma yang berbentuk normal, semakin subur seorang pria.

Agar bisa mencapai dan menembus sel telur, sperma harus bergerak cepat menuju leher rahim, rahim, dan saluran telur. Seorang pria disebut subur ketika 40 persen sperma bergerak cepat.

Langkah sederhana bisa memperbaiki kesehatan sperma, misalnya:

Melakukan seks sehat
Infeksi menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea adalah penyebab ketidaksuburan pria dan wanita. Untuk melindungi diri dari penyakit itu, setialah kepada pasangan. Lakukan seks monogami dengan pasangan yang juga sehat.

Praktikkan pola makan sehat
Makanlah banyak sayur dan buah yang kaya antioksidan. Antioksidan ini memperbaiki kesehatan sperma.

Jaga berat badan sehat
Banyak riset mengatakan, obesitas memengaruhi secara negatif kualitas sperma, baik jumlah maupun gerakan sperma.

Manajemen stres
Stres bisa mengurangi fungsi seksual dan mengganggu hormon yang diperlukan untuk memproduksi sperma.

Rutin olahraga
Lakukan olahraga secara teratur.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X