Kompas.com - 04/09/2014, 14:27 WIB
Ilustrasi rumah sakit. ShutterstockIlustrasi rumah sakit.
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Manajemen rumah sakit harus bisa mengelola keuangan dengan efisien. Hal itu merupakan tuntutan yang harus dipenuhi agar bisa bertahan di era Jaminan Kesehatan Nasional saat ini.

Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia Mus Aida menyatakan hal itu menanggapi peraturan menteri kesehatan tentang perubahan tarif Indonesia-Case Based Group (INA-CBG), Rabu (3/9), di Jakarta.

Dia mengapresiasi Kementerian Kesehatan. Sebab, belum setahun sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan, Kemenkes sudah mendengarkan aspirasi dari kalangan pengelola RS. ”Ada yang senang dengan penyesuaian tarif ini, ada juga yang mungkin masih kurang senang dengan kebijakan ini,” ujarnya.

Menurut Mus Aida, RS perlahan digiring kebijakan JKN agar lebih efisien. Adapun RS swasta selalu dibayangi ketakutan bakal merugi jika bergabung dalam JKN. Tarif INA-CBG yang tak sesuai tarif tiap-tiap RS dinilai memberatkan.

INA-CBG menganut paradigma pembayaran prospektif atas layanan kesehatan di fasilitas kesehatan rujukan atau tingkat lanjut. Hitungan akhir untung atau rugi harus dilihat keseluruhan, bukan lagi per tindakan atau layanan seperti paradigma tagihan per layanan (fee for service).

Dengan demikian, lanjut Mus Aida, wajar jika ada komponen layanan yang untung dan rugi dalam perhitungan INA-CBG karena yang terpenting adalah perhitungan akhir. Itu menuntut RS dengan kondisi finansial dan kemampuan administrasi keuangan beragam lebih efisien.

Ia optimistis penyesuaian tarif INA-CBG dengan menaikkan kelompok tarif yang terlalu rendah dan menurunkan tarif yang terlalu tinggi bisa menarik lebih banyak RS swasta bergabung dalam JKN. Apalagi kini kesenjangan tarif antara tipe RS A, B, dan C tak terlalu jauh.

Direktur RS Medistra Jakarta Susilawati enggan membeberkan alasan RS Medistra tak bergabung dengan program JKN. Namun, pihaknya akan mempelajari perubahan tarif INA-CBG itu. Menurut anggota staf Pelayanan Medis RS Ibu dan Anak Budi Kemuliaan, Jakarta, Ambun Suri, meski bergabung dengan JKN, sejumlah tindakan tak ditanggung, misalnya perawatan intensif anak lahir sehat dari ibu berisiko. (ADH/A04)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Picu Kematian Mendadak, Ini Penyebab Henti Jantung di Usia Muda

Health
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Health
Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Apakah Saat Demam Boleh Mandi?

Health
11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

11 Makanan dan Minuman yang Pantang untuk Penderita Diabetes

Health
Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Waspadai, Berat Badan Turun Drastis Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health
Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Cara Mengatasi Bisul di Bokong

Health
5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

5 Obat Batuk Anak Alami yang Aman dan Praktis

Health
Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Apa Perbedaan Vegetarian dan Vegan?

Health
4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

4 Tanda Diabetes yang Sering Tak Disadari

Health
8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

8 Makanan yang Dapat Menyehatkan kulit

Health
Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Mengapa Diabetes Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Health
4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

4 Cara Untuk Menstimulasi dan Mempercepat Proses Persalinan

Health
Splenomegali

Splenomegali

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.