Kompas.com - 26/09/2014, 10:29 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ada orangtua yang sengaja mencukur rambut bayinya dengan tujuan supaya si kecil memiliki rambut lebat dan tebal. Padahal, hingga sekarang belum ada referensi yang mengakuinya. Soalnya, lebat dan tebalnya rambut bergantung pada folikel (tempat tumbuhnya rambut) rambut yang tersedia. Jadi, ketebalan rambut bayi dipengaruhi juga dengan unsur genetik dari orangtuanya.

Walau demikian, ibu tetap bisa melakukan sebuah upaya supaya rambut si kecil terlihat lebat, yaitu mempercepat proses pertumbuhan rambut dan menghasilkan rambut yang sehat. Mencukur rambut lahir adalah salah satu upayanya.

Cara lainnya adalah dengan memberikannya minyak untuk rambut, seperti: minyak kemiri, minyak santan, hair tonic, lalu kita pijat-pijat lembut kulit kepalanya. Dengan cara ini, peredaran darah di kepala bisa lancar dan mulut folikel menjadi lebar, sehingga diharapkan pertumbuhan rambut tetap bisa optimal.

Faktor gizi pun berperan supaya rambut menjadi subur dan sehat. Bila kurang gizi, tekstur rambutnya pasti akan terpengaruh. Tapi bukan berarti kalau rambutnya merah dan tipis identik dengan kurang gizi. Soalnya, tekstur rambut antara anak satu dengan lainnya berbeda; ada yang pembawaannya lemas dan hitam, ada juga yang pembawaannya tipis dan merah.

Selain itu, anak yang sering terpapar sinar matahari atau polusi juga rambutnya bisa tipis dan tidak sehat. Begitu pula penyakit, semisal seboroik (ketombe), yang sering terjadi pada bayi atau anak juga ikut memengaruhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.