Kompas.com - 07/10/2014, 14:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Snack yang manis dan jus buah yang mengandung gula memang musuh utama  kesehatan gigi. Tetapi sebenarnya banyak kegiatan lain yang tampaknya tidak berbahaya tapi juga punya efek merusak gigi.

Kegiatan seperti olahraga ternyata juga berdampak buruk bagi gigi. Dokter gigi di Jerman menemukan, atlet yang berolahraga lebih lama memiliki jumlah air liur lebih sedikit sehingga menjadi lebih alkali. Kondisi ini akan mendorong pertumbuhan plak. Makin banyak waktu latihan yang dihabiskan, ternyata signifikan dengan gigi yang rapuh.

"Setiap hari kita melakukan hal-hal atau dihadapkan pada situasi yang berdampak pada gigi kita," kata Dr Stephen Pitt dari Dental Studio, Colchester, Essex.

Ketahui kebiasaan sederhana yang ternyata buruk bagi gigi.

1. Perubahan suhu
Minum sesuatu yang panas setelah Anda berada di cuaca dingin dapat menyebabkan retakan pada permukaan gigi. Perubahan suhu yang drastis akan menyebabkan retakan dangkal yang nyaris tak terlihat dengan mata telanjang tersebut.

Biasanya keretakan kecil hanyalah masalah estetika saja karena lama-lama gigi jadi bernoda akibat kopi atau anggur merah. Namun, jika terus terjadi dan masuk ke dalam dentin, hal ini dapat menyebabkan gigi sensitif.  Celah yang parah juga dapat merusak pulp atau saraf di dalam gigi, menyebabkan infeksi atau abses.

"Ini terjadi jika Anda sering terkena suhu ekstrim, sehingga efeknya  kumulatif, seperti terus-menerus menginjak es sampai terperosok," kata Dr Pitt.

Efek yang sama juga bisa ditimbulkan dari minum air es setelah mengonsumsi makanan panas. Kebiasaan mengigit es batu juga bisa membuat perubahan suhu mendadak pada gigi sehingga timbul retakan kecil.

2. Berenang dengan mulut terbuka
Berenang di kolam renang yang batas klorinnya tak diatur dengan teliti dapat menyebabkan erosi gigi, hilangnya jaringan keras dari permukaan gigi. Ini juga dapat menyebabkan gigi berubah warna dan lebih sensitif.

3. Obat demam
Antihistamin yang menjadi andalan untuk alergi ternyata dapat menyebabkan mulut kering dan memicu kerusakan gigi dalam jangka panjang. Obat ini bekerja dengan menghambat histamin, zat yang dilepaskan sistem imun ketika tubuh diserang patogen.

Halaman:

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X