Kompas.com - 04/11/2014, 17:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -
Bagi dunia kedokteran di abad ke-21, transplantasi organ bukanlah hal baru. Operasi cangkok ginjal pertama kali dilakukan pada tahun 1950, diikuti dengan cangkok liver pertama di tahun 1963 dan jantung manusia pada 1967.

Di tahun 2010, dokter bahkan melakukan transplantasi wajah manusia seutuhnya. Namun ada satu organ yang belum dikuasai dokter bedah, yakni seluruh organ mata manusia.

Tim ilmuwan di Amerika Serikat kini sedang mempersiapkan diri untuk melakukannya. Jika berhasil, maka mimpi setiap orang yang mengalami kebutaan untuk melihat akan menjadi nyata.

"Sampai saat ini, transplantasi mata masih dianggap sebagai fiksi ilmiah. Orang menganggap hal itu gila, tak mungkin," kata Dr.Vijay Gorantla, dokter bedah di departemen bedah plastik Universitas Pittsburgh.

Meski demikian, pengetahuan tentang transplantasi dan yang lebih penting, regenerasi saraf, menjadi bekal penting bagi para ahli untuk lebih percaya diri melakukan cangkok mata. "Kami lebih yakin bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan," katanya.

Transplantasi seluruh mata akan memberikan manfaat bagi 180 juta orang yang buta atau mengalami gangguan penglihatan berat di seluruh dunia.

Menurut Dr.Jeffrey Goldberg, degenerasi makula dan glaukoma adalah penyebab terbanyak gangguan penglihatan. Memang ada terapi yang bisa dilakukan untuk memperbaiki penglihatan akibat penyakit tersebut atau kebutaan karena cedera.

"Tapi pada sebagian orang kerusakan mata terlalu berat atau terlalu sulit diperbaiki. Misalnya saja pasian cedera mata yang saraf optiknya tak tersisa, atau tidak memiliki bola mata," kata Goldberg.

Pada kasus tersebut, cangkok dari donor mata yang sehat adalah solusinya. "Ini adalah pendekatan ilmiah dan juga sangat menarik," imbuhnya.

Hambatan utama

Halaman:
Sumber WebMD

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.