Kompas.com - 04/11/2014, 17:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Gorontla dan Goldberg adalah salah satu dari tim yang sedang berupaya agar teori cangkok mata bisa diwujudkan dalam praktek. Usaha tersebut didanai oleh Departemen Pertahanan AS.

Tantangan terbesarnya adalah bagaimana meregenerasi dan menumbuhkan saraf optik yang sangat rumit.

"Masalah utamanya adalah saat kita mengambil bola mata, maka kita harus memotong seluruh koneksi antara saraf mata dan mata. Maka saat dicangkokkan, diperlukan menyambung kembali saraf donor mata dengan otak penerima sehingga penglihatan bisa dipulihkan," kata Goldbergh.

Persoalannya, begitu kita memotong serat saraf, tak mudah untuk menumbuhkannya kembali. "Itu tak bisa terjadi otomatis," katanya.

Hal itulah yang membedakan transplantasi mata dengan jenis transplantasi organ lainnya. "Pada pencangkokan organ lain yang dibutuhkan adalah menyambung kembali suplai darah, sedangkan cangkok mata punya sambungan lebih banyak," katanya.

Mata terlihat sehat karena suplai darah yang terus diperbaharui, namun tanpa adanya sambungan saraf optik tak akan ada aktivitas motor dan tak ada penglihatan.

Riset-riset terbaru dalam hal serat saraf menumbuhkan harapan baru. Dalam percobaan pada hewan saraf optik yang cedera bisa ditumbuhkan kembali dan tersambung dengan otak. Regenerasi sel yang disebut ganglia retina, kunci terjadinya penglihatan, juga berhasil dilakukan di laboratorium.

"Percobaan-percobaan tersebut mengindikasikan cangkok mata bisa dilakukan," kata Gorantla.

Kendati demikian, masih ada banyak hal yang harus dipersiapkan para ahli sebelum benar-benar dicoba pada pasien.

"Saat kami melakukan survei, kehilangan penglihatan adalah salah satu yang paling ditakuti selain kematian. Karena itu usaha ini sangat berharga untuk dicoba," katanya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mononukleosis
Mononukleosis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.