Kompas.com - 06/11/2014, 11:35 WIB
Ilustrasi penanganan luka. ShutterstockIlustrasi penanganan luka.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -  Luka bakar bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Penanganan yang tepat sangat berpengaruh pada masa kesembuhan dan juga bekas luka yang muncul setelahnya. Sayangnya, banyak mitos keliru yang dipercaya masyarakat.

Kebanyakan orang masih percaya untuk langsung mengoleskan luka bakar dengan odol, mentega, kecap, minyak, dan es batu.

"Hal tersebut bukanlah cara yang tepat, justru bisa memperparah luka dan menimbulkan infeksi," ujar dokter spesialis bedah plastik-rekonstruksi estetik Aditya Wardhana dalam acara yang diadakan oleh Dermatix di di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Es batu misalnya, bisa membuat pembuluh darah berkerut karena terjadi perubahan suhu dari panas ke dingin. Sedangkan minyak dan mentega bisa membuat kulit terasa panas dan luka melebar.

Penanganan yang tepat yaitu langsung dinginkan luka bakar dengan air yang mengalir selama minimal 20 menit. Jangan diamkan luka lebih dari 1-3 jam. Hal ini membuat luka semakin parah.

Adit yang merupakan Ketua Unit Luka Bakar RSCM ini menjelaskan, kasus luka bakar pada umumnya diakibatkan panas dan listrik. Bagaimana jika tubuh terbakar oleh api? Pertolongan pertama yang dilakukan yaitu dengan berguling-guling di tanah untuk mematikan api.

Kasus yang menyebabkan orang terluka bakar banyak terjadi di rumah, tempat kerja, dan jalan umum. Luka bakar cukup banyak terjadi pada anak-anak misalnya tersiram cairan panas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Luka bakar tak bisa dianggap sepele karena bisa membuat seseorang menjadi cacat. Penanganan luka bakar oleh dokter spesialis bedah plastik pun dilakukan untuk mencegah kecacatan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akalasia
Akalasia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.