Kompas.com - 07/11/2014, 16:38 WIB
Press conference Dokter Cilik Award 2014 Eva ErvianaPress conference Dokter Cilik Award 2014
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, Kompas.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengadakan kegiatan Dokter Kecil Award 2014 pada tanggal 17-20 November 2014. Program yang telah berjalan sejak 2008 tersebut, tahun ini akan lebih fokus pada upaya preventif dan promotif kesehatan.

Pemilihan fokus materi tersebut, menurut dr.Asturi Putri, panitia Dokter Kecil Award 2014, berangkat dari hasil evaluasi penyelenggaraan tahun lalu.

"Dari evaluasi ternyata banyak kekurangan yang harus diperbaiki, salah satunya adalah masalah konten. Konten mengenai pengenalan jenis obat serta narkotika dan bahan adiktif lainnya dirasa masih sulit untuk diterima oleh anak-anak usia 8-10 tahun. Makanya tahun ini materinya kita ganti menjadi lebih fun dan hanya pada upaya preventif dan promotif," katanya dalam acara jumpa pers di Jakarta (7/11/14).

Salah satu materi yang akan diajarkan kepada dokter-dokter cilik tersebut antara lain pencegahan penyakit dengan cara perilaku hidup bersih dan sehat, misalnya mencuci tangan.

Proses karantina dan grand final Dokter Kecil Award 2014 ini akan dilakukan di Taman Mini Indonesia Indoensia Jakarta. Sekitar 60 perserta yang berasal dari 25 perwakilan IDI seluruh Indonesia akan berkompetisi untuk mendapatkan gelar dokter cilik terbaik dan terfavorit.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar IDI, dr.Zaenal Abidin, kegiatan dokter cilik merupakan rancangan dan inisiatif IDI saat Hari Bakti Dokter. "Waktu itu belum ada kegiatan yang ditujukan untuk anak-anak, padahal jika ingin melakukan perubahan harus sejak dini, akhirnya sejak 2008 diadakan pemilihan dokter cilik dan pada 2009 lingkupnya sudah nasional," katanya.

Tahun ini kegiatan tersebut bekerja sama dengan Reckitt Benckiser, produsen produk-produk kesehatan. (Eva Erviana)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.