Kompas.com - 29/12/2014, 15:12 WIB
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA TRIBUN NEWS / DANY PERMANAMenteri Kesehatan Nila F Moeloek, diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). TRIBUN NEWS / DANY PERMANA
|
EditorLusia Kus Anna

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meminta masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. Menurut dia, masyarakat sendiri yang akan dirugikan jika tidak mengubah gaya hidup menjadi sehat mulai dari sekarang.

Dengan adanya  program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), negara pun akan menanggung beban berat karena lebih banyak mengeluarkan biaya untuk mengobati orang sakit.

“Kalau tidak mau berubah, uang akan habis untuk bayar penyakit. Negara akan sangat dirugikan,” kata NIla dalam acara Parade Penelitian Kesehatan 2014 di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Senin (29/12/2014).

Menurut dia, mayoritas masyarakat di Indonesia sakit karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, tidak bersih, tidak berolahraga, dan tidak menjaga makanan dengan gizi seimbang.

Nila mengatakan, upaya preventif atau pencegahan harus terus digalakkan dibanding kuratif. Hidup sehat, lanjut Nila, juga akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kenapa kita tidak mau berperilaku hidup bersih dan sehat? Kalau kita sehat, anak kita bisa punya IQ baik, akan sejahtera hidupnya,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu upaya pencegahan, kata Nila, adalah dengan rutin konsumsi jamu yang berasal dari tanaman obat. Pastikan jamu yang diminum tanpa bahan kimia. Nila juga mengingatkan menjaga pola makan yang sehat dan menghindari kelebihan berat badan atau obesitas.

“Setiap makanan yang diberikan ke kita harus tertulis kalori, karbohidrat, agar kita juga harus belajar berapa kalori yang sudah kita makan,” ujar Nila.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Apa itu Demensia? Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Trikotilomania

Trikotilomania

Penyakit
Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.