Kompas.com - 30/01/2015, 12:05 WIB
EditorLusia Kus Anna


TANYA:
Dokter Ida, saya mau bertanya mengenai manfaat beras hitam. Belakangan ini saya melihat ada tren beralih dari beras putih ke beras merah atau beras hitam. Banyak yang mengatakan beras tersebut lebih sehat dan bagus bagi orang yang menderita diabetes. Sebenarnya apa yang membuat beras hitam itu dan beras merah disebut lebih sehat. Dan benarkah jika kita berhenti makan nasi maka kita bisa terhindar dari diabetes?
Alivia (26), Jakarta
 
JAWAB:
Dear Alivia,

Memang betul beras hitam memiliki banyak keuntungan dibanding beras putih. Jika dilihat sejarahnya, pada jaman dinasti di Tiongkok beras hitam ini hanya boleh dikonsumsi oleh kalangan kerajaan, makanya dikenal sebagai beras “terlarang”.

Beras hitam banyak tumbuh di wilayah Asia. Ada banyak hal yang membuat beras hitam dikatakan lebih baik dari beras putih, antara lain karena kandungan zat gizi yang banyak ditemukan pada lapisan terluar beras tersebut seperti serat, vitamin B1, B3, B6, vitamin E, mangan, phosphor, zat besi, antioksidan anthocyanin (yang memberikan warna ungu kehitaman pada beras), asam amino dan asam lemak esensial. Bagian terluar inilah yang membuat beras hitam membutuhkan waktu yang lebih lama saat dimasak.

Dari berbagai penelitian yang dilakukan, ternyata kandungan zat gizi termasuk serat dan antioksidan anthocyanin dalam beras hitam mampu mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung, kanker, peningkatan kolesterol, diabetes, darah tinggi, dll.

Menjawab pertanyaan Alivia yang berikutnya apakah jika berhenti makan nasi bisa terhindar dari diabetes ? Jawabnya tidak. Mengapa ? Diabetes adalah kumpulan gejala yang timbul pada seseorang akibat kadar gula darah yang tinggi.

Kadar gula darah tinggi ini disebabkan karena hormon insulin yang kurang jumlahnya atau bisa juga jumlah insulinnya cukup bahkan lebih namun kurang efektif (dan dikenal sebagai resistensi insulin). Jadi kadar gula darah yang tinggi bukan karena makan nasi.

Nasi merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat yang banyak dikonsumsi oleh orang Asia termasuk Indonesia. Seperti diketahui bahwa mengkonsumsi nasi maupun sumber karbohidrat lain (seperti mie, roti, tepung, ubi, singkong, jagung, gula, dll) akan meningkatkan kadar gula darah, namun jika kerja insulin baik dan jumlahnya cukup, maka jumlah karbohidrat yang dikonsumsi dapat ditanggulangi oleh kerja insulin tersebut.

Apa yang sebaiknya dilakukan agar terhindar dari diabetes ? lakukan gaya hidup sehat dengan cara :

- Diet menggunakan slogan 3J yaitu jumlah, jenis dan jadwal. Maksudnya saat makan, makanlah sesuai jumlah yang diperlukan tubuh, jangan berlebihan. Jenis artinya pilihlah bahan makanan yang mengandung banyak serat, indeks glikemik yang rendah seperti sayuran, buah-buahan. Jadwal berarti makan teratur 5-6x sehari dalam bentuk sarapan, snack pagi, makan siang, snack sore dan makan malam.

- Aktivitas fisik teratur misalnya jalan kaki, jogging, bersepeda, berenang sekitar 30 menit/hari

- Gaya hidup sehat seperti istirahat yang cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol, tidak selalu dalam kondisi stres, dll

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.