Kompas.com - 02/02/2015, 19:40 WIB
shutterstock
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com
– Insomnia merupakan gangguan sulit tidur pada malam hari. Jika keesokan harinya harus kembali bangun pagi, Anda tidak akan mendapat tidur yang cukup. Berbagai penelitian telah menunjukkan, efek dari insomnia bukan hanya tubuh merasa lelah dan sulit berkonsentrasi keesokan harinya.

Penelitian di Tiongkok menyebutkan, orang yang mengalami insomnia akan lebih berisiko memiliki tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah tinggi tidak dikendalikan lambat laun akan meningkatkan serangan jantung dan stroke.

Penelitian yang dilakukan di West China Hospital, Universitas Sichuan, Chengdu, Tiongkok ini mempelajari 219 orang yang mengalami insomnia dalam jangka panjang yaitu sulit tidur selama sekitar 6 bulan.

Kelompok kedua yaitu 96 orang yang tidak mengalami gangguan tidur dengan usia rata-rata 40 tahun. Sebanyak 60 persen peserta penelitian ini adalah wanita.

Peneliti memantau tidur mereka menggunakan Multiple Sleep Latency Test (MLST). Menurut penelitian, mereka yang mengalami insomnia jangka panjang dan membutuhkan waktu 14 menit untuk tertidur lebih berisiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Jika mereka membutuhkan waktu lebih dari 17 menit untuk tertidur, risiko darah tinggi pun lebih meningkat.

"Multiple Latency menunjukkan risiko hipertensi lebih tinggi pada mereka yang insomnia jangka panjang," ujar penulis penelitian dokter Alexandros Vgontzas yang fokus menangani gangguan tidur di Departemen Psikiatri, Pennsylvania State University College of Medicine, Amerika Serikat.

Insomnia pun harus segera ditangani untuk meningkatkan kualitas tidur. Menurut para peneliti, insomnia jangka panjang ini dapat menjadi keadaan hiperarousal atau gangguan tidur selama 24 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Osteoartritis

Osteoartritis

Penyakit
Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Kapan Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Bintitan

Bintitan

Penyakit
Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Sebelum dan Setelah Vaksinasi Covid-19?

Health
Glositis

Glositis

Penyakit
9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

9 Ciri-ciri Penyakit Paru-paru, Tak Hanya Sesak Napas

Health
Malnutrisi Energi Protein

Malnutrisi Energi Protein

Penyakit
Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Sakit Gusi Pantang Disepelekan, Kenali Bahayanya…

Health
Bau Mulut

Bau Mulut

Penyakit
8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

8 Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih

Health
Inkompatibilitas Rhesus

Inkompatibilitas Rhesus

Penyakit
Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.