Kompas.com - 05/02/2015, 16:15 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Jerawat ternyata tak sesederhana masalah pada kulit yang bisa membuat wajah tak lagi mulus. Jerawat juga bisa mempengaruhi kondisi mental seseorang, bahkan mendorong seseorang untuk bunuh diri.

Jerawat memang sangat terkait dengan rasa percaya diri, bahkan harga diri. Lebih dari separuh (56 persen) orang yang punya masalah dengan jerawat mengaku pernah menjadi korban pelecehan secara verval dari teman atau keluarganya.

Sementara itu, satu dari lima orang mengaku, masalah kulitnya itu mengakibatkan rusaknya hubungan dalam keluarga atau pertemanan.

Survei yang dilakukan oleh British Skin Foundation (BSF) mengungkap, 10 persen dari pemilik jerawat mengalami perlakuan yang tidak adil. Hanya karena jerawat, mereka harus dipecat dari pekerjaan mereka.

Jerawat yang membuat runyam itu disebabkan oleh kombinasi dari komedo dan bintik berisi nanah, atau pustula. Jerawat biasanya muncul pada masa awal pubertas. Tingkat keparahan jerawat bervariasi, mulai dari beberapa titik di wajah, leher, punggung dan dada, hingga masalah yang lebih serius sehingga dapat menyebabkan jaringan parut.

Survei BSF mengungkapkan, 20 persen dari 2.299 responden memiliki pemikiran dan niatan untuk mencoba bunuh diri karena kondisi yang mereka alami.

Konsultan dermatolog dan juru bicara British Skin Foundation, dr Anjali Mahto, mengatakan tak terkejut dengan pengaruh jerawat yang begitu besar pada hidup manusia.

"Jerawat sebenarnya adalah kondisi yang bisa disembuhkan. Dokter kulit yang baik bisa memberikan terapi yang disesuaikan dengan kondisi tiap orang," katanya.

Kulit adalah organ yang terlihat jelas sehingga terkait erat dengan kepercayaan diri. "Jangan remehkan jerawat dan pengaruhnya," katanya. (Monica Erisanti)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Punya Fantasi Seks Tak Realistis? Bisa Jadi Gejala Narsisme Seksual

Health
Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH)

Penyakit
Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Bagaimana Posisi Tidur Agar Bayi Tidak Sungsang?

Health
Sindrom Nefrotik

Sindrom Nefrotik

Penyakit
Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Selain Kecanduan, Pengguna Ganja Lebih Berisiko Alami Stroke

Health
Coxsackie

Coxsackie

Penyakit
Demam saat Haid, Apakah Normal?

Demam saat Haid, Apakah Normal?

Health
Hipotensi Ortostatik

Hipotensi Ortostatik

Penyakit
Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Apa Bahaya Sering Menahan Kencing?

Health
Sindrom ACA

Sindrom ACA

Penyakit
Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Benarkah Nasi Tidak Boleh Dipanaskan Lagi?

Health
Astrositoma

Astrositoma

Penyakit
4 Penyebab Kram pada Tangan

4 Penyebab Kram pada Tangan

Health
Divertikulum Meckel

Divertikulum Meckel

Penyakit
8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

8 Penyebab Gatal Tanpa Ruam pada Kulit, Bisa Jadi Gejala Kanker

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.