Kompas.com - 10/02/2015, 10:56 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bayi yang lahir dalam kondisi hamil memang langka, tetapi memang terjadi dan  sejauh ini sudah ada 200 kasus terdokumentasi. Dalam laporan di Hong Kong Medical Journal, pada bulan November 2010 diketahui kasus bayi perempuan yang baru dilahirkan dikira dokter memiliki dua tumor di perutnya. Ternyata "tumor" tersebut adalah janin berusia 8-10 minggu.

Janin seberat 0,8 kg dan 0,14 kg ini ternyata masing-masing sudah memiliki empat anggota tubuh, tulang belakang, tulang rusuk, usus, dan anus. Janin tersebut juga hampir tersambung dengan tali pusat.

"Karena bayi itu tak mungkin mengalami pembuahan sampai kehamilan, dua janin kembar itu tentu milik orangtua si bayi yang berada di tempat yang salah," kata dokter yang menangani seperti dikutip South China Morning Post.

Di usia dua minggu, bayi perempuan itu lalu menjalani operasi untuk mengangkat janin. Dalam dunia medis, kondisi tersebut disebut juga dnegan fetus in fetu dan diperkirakan terjadi 1 pada 500.000 persalinan di seluruh dunia.

Ini adalah kasus kedua yang dilaporkan di Tiongkok. Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengelompokkan kondisi itu sebagai jenis kanker yang disebut mature teratoma. Para ahli pun masih berusaha memahami kondisi ini, terlebih beberapa waktu lalu ditemukan kasus wanita berusia 84 tahun memiliki janin yang sudah membatu selama 44 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.