Kompas.com - 11/02/2015, 13:45 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Memberikan ASI eksklusif tidak hanya menyajikan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, namun juga merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang ibu. Menurut sebuah penelitian teranyar, memberikan ASI eksklusif akan mempermudah bayi dalam mencerna makanan padat saat usianya mulai bertambah.

Para peneliti dari University of North Carolina Chapel Hill, Amerika Serikat mengamati bagaimana pemberian ASI eksklusif berpengaruh terhadap makanan bayi. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada jurnal Frontiers in Cellular and Infection Microbiolgy.

"Kami menemukan bahwa bayi yang hanya mengonsumsi ASI memiliki kumpulan mikroba baik yang membuatnya lebih siap untuk diperkenalkan pada makanan padat," ujar Dr Andrea Azcarate-Peril, asisten profesor pada departemen biologi sel dan fisiologi yang melakukan penelitian tersebut.

Lebih lanjut, Dr Azcarate-Peril mengungkapkan bahwa transisi dari ASI eksklusif ke makanan padat akan lebih dramatis dan agak sulit bagi mikrobioma pada bayi yang tidak diberi ASI eksklusif. Menurut para ahli, mikroba pada bayi yang tidak memperoleh ASI eksklusif dapat memicu sakit perut dan kolik pada bayi.

Ketika ibu menyusui bayinya dengan ASI eksklusif, banyak hormon dan beragam manfaat lainnya yang diperoleh sang buah hati. Pertukaran mikroba dan bakteri baik dapat membantu bayi dalam transisi menuju makanan padat.

Para peneliti mengamati sembilan orang bayi sejak usia mereka 2 minggu hingga 14 bulan dan menemukan manfaat secara signifikan yang diperoleh para bayi tersebut dari pemberian ASI eksklusif oleh sang ibu. Peneliti menemukan perbedaan yang cukup mencolok antara bayi yang hanya mengonsumsi ASI eksklusif dan yang mengonsumsi kombinasi ASI dan susu formula.

"Kita dapat melihat dari data yang ada bahwa pemberian ASI eksklusif terjadi sangat baik dan tidak mengubah atau mempengaruhi makanan bayi," ungkap Azcarate-Peril.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.