Kompas.com - 11/02/2015, 16:15 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Bayi kembar lazimnya dilahirkan bersamaan atau berselang beberapa menit. Namun, seorang wanita dari Romania melahirkan bayi kembar perempuan yang masing-masing lahir berselang hampir dua bulan.

Wanita berusia 41 tahun tersebut melahirkan bayi pertama bulan November 2014, tetapi bayi kedua baru dilahirkan 7 minggu kemudian pada Januari 2015. Ini berarti, walaupun kembar, mereka lahir pada tahun kalender yang berbeda.

Selama kehamilan, sebenarnya tak ada masalah berarti yang dialami ibu tersebut. Namun, ia mengalami kontraksi pada usia kehamilan 7 bulan. Ia lalu melahirkan bayi pertama secara alami, dan dokter mengira bayi kedua akan dilahirkan tak lama kemudian. Tak disangka, setelah persalinan bayi pertama, kontraksinya berhenti.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi kembar ini berada di kantong embrio terpisah dan plasenta yang berbeda. Dengan kata lain, mereka bukan bayi kembar identik.

Akhirnya dokter menyarankan ibu tersebut untuk melanjutkan kehamilan bayi kedua. Bayi kedua lalu dilahirkan pada Januari 2015 lewat operasi caesar di sebuah rumah sakit di Bucharest, Romania.

"Ini hal yang sangat jarang, saya sendiri tidak tahu mekanisme medis untuk menghentikan kontraksi bagi bayi kembar kedua. Ini adalah keajaiban Tuhan," kata dr Adrian Sorin Cracun.

Kedua bayi kembar tersebut dilahirkan dengan berat rendah. Bayi pertama hanya berbobot kurang dari 900 gram, dan bayi kedua 1 kilogram. Mereka kemudian harus tinggal di rumah sakit sampai akhir Januari 2015 dan memiliki bobot 2,2 kilogram dan 2,9 kilogram saat diperbolehkan pulang.

Bayi kembar yang tidak identik adalah bayi yang memiliki plasenta terpisah dan berasal dari dua sel telur dengan dua kantong embrio dan dua plasenta.

"Akan tetapi, fakta bahwa mereka dilahirkan berselang 7 minggu adalah hal yang tidak biasa. Dilahirkan berselang hari masih normal, tetapi tidak sampai berminggu-minggu," kata dr Leila Hanna, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgin) dari BMI The Sloane Hospital, Inggris.

Hanna menduga, ibu tersebut sudah mengalami bukaan sedikit. Namun, setelah bayi pertama dilahirkan, kontraksi berhenti dan mulut lahir menutup sehingga tak ada bukaan untuk bayi kedua. "Tidak ada penyebab pasti, ini adalah hal tak biasa," katanya.

Kasus serupa pernah dilaporkan di MailOnline ketika pasangan bayi kembar di Inggris tahun 2013 lahir berselang 12 minggu. Ada pula bayi kembar yang lahir berselang 3 bulan. Kelahiran tersebut tercatat sebagai interval kelahiran bayi kembar terlama di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.