Kompas.com - 23/02/2015, 14:19 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Meski sudah rutin melakukan olahraga lari, terkadang seorang pelari tetap sulit menurunkan berat badannya. Hal itu disebabkan oleh dua faktor, pertama para pelari memiliki reputasi makan tak terkontrol seusai berlari cukup jauh. Tetapi, ada juga pelari yang menggabungkan antara pembatasan diet dengan berlari untuk memperbanyak pembakaran lemak.

Sayangnya, kedua cara tersebut seringkali tak efektif. Hasilnya seringkali kondisi tubuh yang lesu dan penurunan berat badan sedikit.

Yang diperlukan sebenarnya adalah pendekatan cerdas supaya bisa membantu menyeimbangkan antara olahraga lari dengan target penurunan berat badan.

"Jika Anda diet saat menjalankan latihan olahraga, performa tak akan maksimal karena tubuh tidak mampu memperbaiki otot usai olahraga," kata penulis blog makanan dan fitnes 'fANNEstastic Food', Anne Mauney.

Konsekuensinya pun tak sekadar merasakan sakit dan capek. "Jika sudah terlalu jauh, energi yang sedikit saat olahraga dapat mengakibatkan kondisi serius lainnya, seperti tulang retak atau pingsan karena ketidakseimbangan elektrolit," katanya.

Untuk mencegahnya, terapkan fase singkat penurunan berat badan sebelum latihan normal Anda dimulai. Selama masa itu, Anda harus fokus pada penurunan berat badan, dan lari untuk kardio, bukan kinerjanya.

Ada tiga strategi pola makan yang bisa dilakukan para pelari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Fokus pada makanan padat gizi
Makanan tertentu bisa membantu Anda mengontrol rasa lapar usai lari. Sebuah penelitian dari Nutrition Journal menemukan bahwa makanan padat gizi dapat mengurangi rasa lapar, serta efektif bagi kesehatan dan penurunan berat badan.

Secara alami, asupan terbaik selama masa penurunan berat badan adalah yang bernutrisi tinggi dan rendah kalori. Fokus pada asupan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk memenuhi diet sebelum lari. Mauney juga mengungkapkan, lemak sehat bisa mengenyangkan.

Apabila terus merasa lapar usai latihan, rencanakan apa yang akan Anda makan bahkan sebelum mulai lari. Strategi ini dapat menghindarkan Anda dari pilihan makanan yang bisa mengacaukan diet Anda, seperti pizza. Menyiapkan makanan yang telah siap menanti Anda di akhir latihan Anda tentunya menjadi cara terbaik agar tetap menjaga program Anda.

2. Jangan minum kalori Anda
Air menjadi pilihan minuman terbaik. Bagi atlet yang ingin menurunkan berat badan, salah satu keuntungan air yakni tidak mengandung kalori.
Walau minuman energi membantu sebelum, selama, hingga sesudah latihan, tapi sebenarnya justru mengandung banyak gula.

Daripada minuman energi, air putih lebih baik untuk menghidrasi tubuh demi lari yang lebih mudah. Walau total kalorinya sama dengan suatu jenis makanan, tapi mengonsumsi minuman berkalori tak akan memberi rasa kenyang.

3. Protein, protein, protein
Tambahkan protein pada setiap makanan Anda, khususnya sarapan. Peneliti telah membuktikan lagi bahwa memakan protein bisa meningkatkan rasa kenyang. Tak hanya itu, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan makan lebih sedikit.

"Tubuh perlu protein untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot sehabis latihan. Penting pula bagi pembentukkan tulang, otot, tulang rawan, kulit, hingga darah, serta enzim dan hormon," katanya.

Beberapa contoh sumber protein yakni ikan, unggas, daging tanpa lemak, dan tumbuhan seperti kacang-kacangan, dan biji-bijian. Anda juga bisa membuat smoothie dengan protein bubuk untuk menambah asupan milkshake Anda.

Kebanyakan pelari harus mengonsumsi sekitar 0.5 hingga 1 gram protein per setengah kilogram berat tubuh per hari, tergantung seberapa jauh mereka berlari. (Purwandini Sakti Pratiwi)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Shine
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Orthorexia
Orthorexia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.