Kompas.com - 23/02/2015, 20:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Duh, lupa. Entah itu lupa di mana menaruh kunci atau pun tak bisa mengingat nama seseorang. Sifat pelupa seperti ini sering dialami oleh mereka yang sebenarnya masih muda. Perlukah dikhawatirkan?

Dalam sebuah wawancara Newshour dengan ahli neurosains dan penulis "Still Alice", Lisa Genova menjawab pertanyaan yang sering muncul tersebut. Ia menjelaskan secara singkat bagaimana ahli medis dapat mengetahui apakah sebuah masalah memori menjadi gangguan kesehatan.

Menurutnya, tanda-tanda yang perlu diwaspadai adalah jika Anda tak bisa mengingat nama seseorang, lalu tidak ingat huruf pertamanya, dan tak ingat jumlah suku katanya. Ingatan itu juga tidak akan muncul tiba-tiba di kepala Anda beberapa jam kemudian saat berkendara. Ini tak akan muncul di ujung lidah Anda.

Selain itu, Anda tidak bisa menemukan kunci dan ketika ingat, Anda lupa untuk apa kunci itu. "Bisa juga Anda menemukannya dan itu berada di kulkas atau suatu tempat yang aneh," jelas Genova.

Secara umum, slip ingatan seperti itu bukanlah hal yang patut dikhawatirkan. Rata-rata, seseorang berusia 25 tahun bisa mengalami kejadian seperti ini tiga atau empat kali dalam seminggu. Perbedaannya, mereka lupa nama namun akan ingat kembali, atau tiba-tiba menemukan kuncinya di antara sofa.

Jenis lupa yang seperti itu kecil kemungkinannya merupakan penyakit degeneratif. Bagi anak muda dan orang dewasa yang sehat, tidak fokus adalah masalah utamanya.

"Kebanyakan dari kita saat tak bisa menemukan kunci, itu sebenarnya bukan masalah ingatan. Itu masalah perhatian," tukas Genova, "Anda melakukan lima hal sekaligus dan Anda tak pernah memberi perhatian kepada hal yang Anda lakukan pertama kali." (Purwandini Sakti Pratiwi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Herniasi Otak
Herniasi Otak
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

10 Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.