Kompas.com - 18/03/2015, 12:40 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

TANYA:
 
Dok, saya sudah 19 tahun dan tinggi badan saya tidak bertambah sejak saya duduk di bangku SMP kelas 3. Kira-kira makanan apa aja ya yang harus saya konsumsi untuk meninggikan badan saya, dan apakah masih mungkin tinggi badan saya bertambah 10cm ke atas ? Terima kasih dok.
Diko (19), Jakarta Selatan

JAWAB:

Dear ananda Diko,
Terima kasih atas pertanyaannya

Pertumbuhan seorang anak sangat dipengaruhi oleh faktor genetik (keturunan) dan lingkungan (berupa diet, olahraga, dll). Pertumbuhan cepat yang dialami seorang anak sudah dimulai saat masuk usia pubertas. Usia pubertas pada anak perempuan dimulai pada usia 10 atau 11 tahun dan mencapai puncak pertumbuhan cepat sekitar usia 12 tahun dan melambat pada saat memasuki usia 18 tahun. Sedangkan anak laki-laki dimulai saat usia 12 atau 13 tahun dan mencapai puncaknya sekitar usia 14 tahun.

Pertumbuhan ini akan melambat saat anak laki-laki memasuki usia 19 tahun. Saat memasuki usia pertumbuhan cepat (growth spurts), terjadi peningkatan tinggi badan sebanyak 8 cm/tahun pada anak perempuan dan pada anak laki-laki bisa melebihi 9 cm/tahun.

Dengan demikian bagi ananda Diko untuk menambah tinggi badan sebanyak 10 cm pada usia yang sudah 19 tahun, menjadi sesuatu yang agak sulit dicapai karena saat usia 19 tahun fase pertumbuhan sudah mulai melambat.

Namun ananda jangan berkecil hati karena usia maupun lamanya masa pertumbuhan cepat sangat bervariasi pada setiap individu. Ada beberapa hal yang dapat ananda lakukan untuk memperbaiki kondisi yang masih kurang dengan :

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Istirahat yang cukup sekitar 8-9 jam sehari akan membantu tubuh bekerja maksimal untuk mencapai fase pertumbuhan cepat.

- Diet yang tepat baik dalam arti jumlah kalori dari makanan yang dikonsumsi maupun jenis makanannya. Beberapa zat gizi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan antara lain :
protein, kalsium (susu, ikan, brokoli, keju), pospor (keju, cereal, daging sapi, yoghurt, susu, daging ayam, ikan salmon), magnesium (biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau), zinc (seafood, daging sapi, daging ayam).

Cukup vitamin D (cahaya matahari, ikan, susu),  vitamin K (sayuran hijau), fitoestrogen (produk kedelai). Berolahragalah secara teratur karena akan membantu memperbesar massa otot dan merangsang pertumbuhan tulang. Jauhi tekanan atau stres terutama dari teman sebaya

Semoga bermanfaat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Henti Jantung Mendadak

Henti Jantung Mendadak

Penyakit
Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Epilepsi, Gejala, dan Penyebabnya

Health
Amaurosis Fugax

Amaurosis Fugax

Health
4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

4 Jenis Darah Rendah yang Bisa Terjadi

Health
Alzheimer

Alzheimer

Penyakit
7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

7 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Penderita Diabetes

Health
Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.