Kompas.com - 14/04/2015, 08:00 WIB
Talkshow Sensodyne Enjoy Tanpa Gigi Ngilu di mal Living World, Tangerang Selatan, Sabtu (11/4/15). Kompas.com/Lusia Kus AnnaTalkshow Sensodyne Enjoy Tanpa Gigi Ngilu di mal Living World, Tangerang Selatan, Sabtu (11/4/15).
|
EditorLusia Kus Anna

Fenita mengatakan salah satu bagian giginya agak meregang akibat ia pernah tidak tuntas memakai kawat gigi. "Akibatnya gusi jadi turun," imbuhnya.

Apa yang Fenita alami ternyata juga banyak dialami oleh masyarakat umum. Dalam kampanye Sensodyne "Enjoy Tanpa Ngilu" di internet periode 19 Januari-31 Maret 2015 terungkap, gigi ngilu memang bisa membuat momen kebersamaan terganggu.


Bisa diatasi

Efek gigi ngilu sendiri bukan hanya menyebabkan tidak nyaman. Dalam studi kualitatif yang dilakukan oleh Universitas Sheffield, Inggris, bekerjasama dengan GSK, disebutkan gigi sensitif berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari.

"Kondisi ini berdampak pada aspek fungsional, emosional, dan sosial. Dampak fungsional misalnya kita jadi takut sikat gigi di bagian yang ngilu, rasa tidak nyaman juga membuat kita kesal, dan terutama kita jadi enggan ikut acara sosial," kata Eki.

Para ahli di MayoClinic menegaskan, jika selama menyikat gigi, mengunyah atau minum Anda menghindari tempat yang sensitif ini karena rasa ngilu, berarti Anda memerlukan pengobatan. Tidak bisa membersihkan gigi secara tuntas karena gigi gilu juga bisa memicu timbulnya penyakit gusi dan gigi.

"Rasa ngilu pada gigi bukan hanya karena gigi sensitif, karenanya harus konsultasikan," kata Eki.

Setelah menemukan penyebab gigi sensitif, dokter gigi akan merawat bagian tersebut dan menganjurkan dilakukannya program pemeliharaan. Termasuk di dalamnya memakai pasta gigi untuk gigi sensitif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.