Kompas.com - 16/04/2015, 10:31 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Pembunuh seorang wanita di Tebet, Jakarta Selatan, mengaku telah mengakhiri riwayat hidup si wanita karena sang wanita mengejeknya bau badan selagi kedua orang ini bercinta.

Harus diakui bau badan memang sangat mengganggu, bukan hanya bagi orang yang mengalaminya, tapi juga orang di sekitarnya. Bau pada badan itu disebabkan oleh bakteri pada kulit yang secara alamiah mengeluarkan molekul-molekul tersembunyi yang terkandung dalam keringat.

Science Daily melaporkan, para peneliti dari Universitas York bersama dengan Unilever telah meneliti mikrobioma ketiak dan telah mengidentifikasi serangkaian enzim unik pada bakteri Staphylococcus hominis yang efektif mengurai molekul-molekul keringat menjadi senyawa tioalkohol yang menjadi komponen utama pencipta bau menyengat pada tubuh.

Lewat penelitian yang hasilnya disampaikan pada Konferensi Tahunan Mikrobilogi Umum di Birmingham, Inggris, akhir Maret lalu, para peneliti mengkaji sekitar 150 bakteri yang diisolasi dari sampel-sampel kulit untuk menghasilkan malodorant (bau menyengat pada tubuh).

Kemudian diidentifikasi gen-gen yang menyandikan protein-protein yang berfungsi menghasilkan tioalkohol yang berbau tajam yang bentuknya sangat kecil sekitar sepertriliunnya.

Satu gen khas ditemukan pada bakteri Staphylococcus hominis yang juga ditemukan pada dua spesies Staphylococcus lainnya yang juga penghasil trialkohol yang kuat.

Untuk memastikan gen-gen ini berperan dan cukup dalam memproduksi bau menyengat, para peneliti memindahkan gen-gen ini ke laboratorium bakteri Escherichia coli, yang dapat menghasilkan bau badan saat tumbuh dalam molekul-molekul keringat manusia.

Dr Dan Bawdon dari Universitas York yang mengepalai riset ini berkata, "Penelitian ini telah secara signifikan memajukan pemahaman kita mengenai proses biokimia khusus yang turut memproduksi bau badan."

"Yang mengejutkan adalah jalur bau badan ini diatur hanya oleh sejumlah kecil dari begitu banyak spesies bakteri yang tinggal dalam ketiak."

"Kami telah membuka kemungkinan menghambat pembentukan bau badan dengan memanfaatkan senyawa-senyawa yang dirancang untuk menyasar protein-protein tertentu yang mengendalikan pembebasan malodorant (penghasil bau badan menyengat)."

Memang sudah lama diketahui tioalkohol-tioalkohol terlibat dalam produksi bau badan, namun sedikit yang mengetahui bagaimana tioalkohol-tioalkohol ini dihasilkan oleh bakteri dalam ketiak.

Deodoran biasa dan antiperspiran bekerja dengan membunuh secara acak bakteri ketiak atau dengan menahan kelenjar keringat tubuh.

Para peneliti berharap penelitian baru ini bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang secara khusus menyasar produksi tioalkohol sehingga mikrobioata ketiak utuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.