Kompas.com - 29/04/2015, 14:57 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya laki-laki, cukup banyak pula wanita yang merokok. Jumlah itu pun meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, jumlah wanita yang merokok tertinggi adalah di Papua, yaitu 4,7 persen. Kabupaten tertinggi di Papua dengan jumlah wanita yang merokok, yaitu Boven Digoel, yaitu 28,1 persen. Sementara itu, paling rendah di provinsi Aceh 0,6 persen.

Penelitian ini melibatkan 33 provinsi di seluruh Indonesia. Sayangnya, belum ada penelitian lebih lanjut mengapa jumlah tertinggi di Papua, bukan di Jakarta misalnya.

"Belum ada penelitian lebih lanjut soal itu. Kemungkinan besar karena aksesnya mudah, kebiasaan, atau budaya di Papua," kata Peneliti Balitbangkes Nunik Kusumawardani dalam diskusi di Gedung Balitbangkes, Jakarta, Rabu (29/4/2014).

Nunik menduga, saat penelitian, responden wanita di Jakarta banyak yang tidak mengakui bahwa dirinya merokok sehingga mendapatkan data yang lebih rendah.

Untuk laki-laki, jumlah perokok tertinggi berada di Gorontalo, yaitu 63,2 persen dan yang terendah justru di Papua, yaitu 37 persen. Sementara itu, konsumsi tertinggi adalah rokok kretek sebesar 80,4 persen.

Nunik mengungkapkan, jumlah perokok di Indonesia memang meningkat dari tahun ke tahun, baik wanita maupun pria. Pada tahun 2007, sebanyak 65,6 persen pria di Indonesia di atas usia 15 tahun merokok. Kemudian pada 2013 meningkat jadi 66 persen. Sedangkan jumlah perokok wanita pada tahun 2007 sebesar 5,2 persen dan meningkat di tahun 2013 menjadi 6,7 persen.

Menurut Nunik, banyak tantangan untuk menekan angka masyarakat yang merokok. "Tantangannya, merokok itu masih dianggap wajar. Dukungan kebijakan di luar sektor kesehatan juga masih lemah, dan intervensi industri rokok pun memengaruhi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.