Kompas.com - 30/04/2015, 08:00 WIB
Para peserta Yin Yoga dalam acara YogaFest di Taman Menteng Jakarta (25/4/15). Purwandini Sakti PratiwiPara peserta Yin Yoga dalam acara YogaFest di Taman Menteng Jakarta (25/4/15).
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Berbeda dengan jenis yoga lainnya yang gerakannya dinamis, yoga yang satu ini lebih tenang dan minim gerakan. Yin Yoga memang bertujuan untuk membuat kita lebih rileks, tenang, dan menemukan diri sendiri.

Yin yoga memang lebih banyak menggunakan gerakan-gerakan pasif di atas lantai. Beberapa gerakan bahkan hanya seperti tidur saja.

Prinsip saat melakukan yoga ini adalah bergerak secara perlahan dan lembut saat melakukan pose, jangan langsung mengerahkan tenaga atau peregangan maksimal yang bisa menimbulkan cedera. Lalu secara sadar mengubah pose dalam keadaan diam tanpa gelisah. Setiap perubahan gerakan juga dilakukan secara perlahan.

"Yoga yang satu ini memang lebih menargetkan pada jaringan-jaringan tipis yang ada di dalam tubuh dan letaknya pada satu lapisan di dalam otot. Jadi gerakannya tidak aktif karena jaringan tersebut yang lebih bekerja," kata Tasya Dante, pelatih Yin Yoga, yang ditemui dalam acara YogaFest 2015 di Taman Menteng Jakarta (26/4).

Tasya menjelaskan, di dalam tubuh, jaringan ikat yang relatif kaku (tendon, ligamen, fasia) adalah yin, sementara otot yang lebih banyak bergerak dan lentur serta darah merupakan unsur yang.

Unsur pernapasan juga banyak berperan dalam yoga ini, terutama pernapasan perut. Tetapi kebanyakan orang semakin dalam gerakannya, misalnya menekuk perut, justru makin manahan napasnya.

“Semakin dalam gerakan, kita cenderung makin menahan napas, padahal harusnya tetap bernapas. Karena dalam melakukan posenya bertahap, secara perlahan, serta diiringi pengaturan pernapasan. Sebelum bergerak tarik napas dulu, lalu bergerak lebih dalam, tarik napas lagi, bergerak lebih dalam lagi,” ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Purwandini Sakti Pratiwi Salah satu gerakan dalam yin yoga.

Tiga tahap

Tasya menjelaskan, gerakan dalam yin yoga terbagi tahap. Pertama adalah melakukan pose berunsur Yang, misalnya Flying Dragon Flow, yang membutuhkan gerakan cukup banyak serta membuat tubuh berkeringat.

Tahap pertama ini ibarat pemanasan sehingga tubuh juga lebih berenergi. Kemudian dilanjutkan dengan gerakan yang dipusatkan pada diri sendiri. Di awal fase kedua ini, gerakannya lebih pelan dengan penekanan pada gerakan tertentu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.