Kompas.com - 04/05/2015, 08:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com – Rambut ternyata dapat memberikan informasi apa yang sedang terjadi pada tubuh Anda. Dari kondisi rambut, Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan mulai dari fisik maupun masalah psikologis. Berikut tujuh konsidi rambut ketika sesuatu terjadi pada tubuh Anda.

1. Anda seorang perfeksionis
Sebuah penelitian di Kanada mengungkapkan bahwa kecenderungan seseorang menarik-narik rambut, alis, dan bulu mata adalah tanda seseorang memiliki kepribadian perfeksionis.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Behavioral Therapy and Experimental Psychiatry ini, menarik rambut adalah cara mengurangi frustrasi dan ketidakpuasan ketika Anda merasa stres.

2. Stres
Rambut rontok selama 3 sampai 6 bulan bisa menunjukkan Anda sedang stres. Normalnya, setiap hari manusia bisa mengalami kerontokan 80-100 helai rambut menurut  dokter kulit dan psikiater dari New York City Amy Wechsler.

Jika lebih dari itu, bisa jadi Anda mengalami penipisan rambut karena stres, baik secara psikologis maupun fisik seperti sakit, hamil, atau depresi.

Namun, kerontokan rambut kadang terjadi ketika stres Anda mulai hilang. Jangan khawatir, rambut pun akan tumbuh normal kembali. Wechsler menyarankan, untuk menghindari stres, lakukanlah aktivitas yang menyenangkan dan tidur cukup selama 7-8 jam per hari.

3. Terlalu banyak makan junk food
Jika rambut Anda terlihat kusam, rapuh, atau menipis, mungkin saatnya cek konsumsi harian Anda. Kemungkinan Anda selama ini terlalu banyak makan  junk food.

Menurut penulis The Superfoods Rx Diet Wendy Bazilian, rambut yang sehat berasal dari pola makan yang sehat pula. Untuk mencegah masalah rambut, Bazillian menyarankan untuk banyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.

4. Kurang konsumsi makanan berlemak

Mungkin Anda baru saja mengurangi konsumsi lemak dengan harapan berat badan dapat turun. Namun, hal itu bisa membuat rambut Anda terlihat lemas dan kurang kuat. Tak hanya lemak, beberapa nutrisi yang bisa menyehatkan rambut Anda, yaitu vitamin D. Pilihlah lemak yang sehat.

"Fokus pada makan makanan yang kaya asam lemak omega-3 dan lemak tak jenuh tunggal," kata Bazilian. Kandungan itu banyak terdapat pada minyak ikan, alpukat, cokelat hitam, dan minyak zaitun.

5. Kelebihan hormon testosteron
Jika rambut rontok terjadi di puncak kepala, tumbuh rambut di atas bibir, rambut atau bulu yang lebat di lengan, mungkin Anda memiliki banyak hormon testoteron dalam tubuh. 

Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)  juga bisa menjadi penyebab pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan. Periksalah ke dokter jika Anda mengalami  obesitas, menstruasi tidak teratur, tumbuh jerawat, dan resistensi insulin.

6. Gigi bermasalah
Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Investigation mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki gangguan rambut, seperti mudahnya mencabut rambut, bisa menunjukkan Anda memiliki gigi berlubang.

7. Kurang minum
Rambut kering dan rapuh bisa jadi tanda Anda kurang minum air putih. Tanda itu biasanya disertai dengan tubuh kurang berenergi  dan  berkeringat di malam hari, dan kekurangan energi, common denominator kemungkinan dehidrasi.

The Institute of Medicine merekomendasikan Anda untuk minum air putih 2,7 liter per hari atau konsumsi makanan yang kaya air seperti buah-buahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.