Kompas.com - 05/05/2015, 16:14 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

BEKASI, KOMPAS.com — Wasir atau hemoroid bukan hanya terjadi akibat terlalu keras mengedan saat buang air besar. Kehamilan juga menjadi salah satu faktor risiko terjadinya wasir.

Timbulnya penyakit ambeien ini saat hamil tentu merepotkan dan tak nyaman. Dwi Komalasari (43) menderita wasir saat kehamilan anak pertamanya pada tahun 1999. "Rasanya tersiksa. Setiap ke kantor saya selalu membawa bantal agar duduk bisa nyaman," kata wanita yang bekerja sebagai sekretaris direktur ini.

Dwi yang memiliki lima anak ini mengaku wasirnya akan kambuh setiap kali ia hamil. "Dulu waktu kehamilan pertama saya belum banyak tahu pola makan yang tepat. Namun, di kehamilan kedua dan seterusnya saya mengatasi wasir dengan banyak minum air putih dan makan pepaya. Selain itu, saya juga berusaha untuk tidak menahan-nahan BAB," ujarnya.

Ibu hamil memang rentan mengalami wasir. Di Klinik Rumah Wasir Bekasi, misalnya, menurut Direktur Pelayanan Maharani Shinta Dewi, dari pasien yang berobat ke kliniknya, sekitar 50 persen adalah perempuan dan 30 persennya ibu hamil.

Proses perubahan hormonal dan juga tekanan pada panggul menjadi salah satu pemicu timbulnya wasir saat hamil. Wanita yang sudah melahirkan lebih dari sekali juga rentan menderita wasir.

"Jika sebelum hamil seorang wanita sudah mengalami gejala-gejala wasir, seperti rasa panas saat duduk atau rasa nyeri setelah BAB, biasanya saat hamil akan menderita wasir," kata dr Panondang Panggabean, spesialis bedah dari Klinik Rumah Wasir di Bekasi, Selasa (5/5/2015).

Selain ketidaknyamanan, banyak ibu hamil yang cemas apakah mereka bisa menjalani persalinan secara normal dengan kondisi wasir yang dideritanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya wasir bukan kontra-indikasi untuk persalinan normal, tapi memang agak tidak nyaman," kata Panondang.

Kegiatan mengejan saat persalinan memang akan memperparah wasir. "Jika itu yang terjadi, biasanya akan dilakukan terapi konvensional, yakni mengoleskan obat lalu mendorong tonjolannya masuk kembali ke dalam anus. Ini dilakukan seusai persalinan," katanya.

Meski begitu, cukup banyak ibu hamil yang lebih suka melakukan operasi caesar karena takut wasirnya akan mengganggu proses persalinan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

3 Minuman yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Asma

Health
Ruam Popok

Ruam Popok

Penyakit
8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

8 Cara Menurunkan Kadar Asam Urat secara Alami Tanpa Obat

Health
Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit
Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius, Kenali Penyebab Nyeri Lengan Kiri

Health
Orthorexia

Orthorexia

Penyakit
4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

4 Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Usus

Health
IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.