Mirip Film "50 First Dates", Wanita Ini Hilang Ingatan Tiap Bangun Tidur

Kompas.com - 06/05/2015, 11:50 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Pernah menonton film 50 First Dates yang dibintangi oleh Drew Barrymore dan Adam Sandler? Cerita di film itu ternyata mirip dengan kisah Jenny Gisby (20) dalam dunia nyata. Jenny mengalami functional neurological disorder (FND), yaitu gangguan langka kala penderitanya mengalami gangguan memori sesaat dan kerap kejang-kejang.

Ketika bangun tidur, Jenny sering kali kehilangan memori tentang pacarnya, Stuart Balmforth (20). Untuk kembali mengingat Stuart, Jenny membuat scrapbook yang diisi penuh dengan foto-foto kebersamaan mereka selama tiga tahun berpacaran.

Setiap kali Jenny hilang ingatan, Stuart akan menunjukkan padanya album foto berharga itu dengan harapan ingatan kekasihnya tentang kisah cinta mereka bisa kembali lagi.

Selain foto-foto, Jenny juga membuat catatan kenangan itu dengan menempel tiket kereta api ketika mereka bepergian, hingga selama mendatangi suatu festival. Mereka rutin membuat buku itu dengan kenangan selama mengunjungi suatu tempat bersama-sama. Setiap melihat catatan itu, Jenny akan merasa jatuh cinta lagi dengan Stuart.

"Ini sangat berguna untuk ditunjukkan ketika dia bangun tidur dalam kondisi tidak tahu siapa aku. Tanpa buku itu, akan memakan waktu lama bagi Jenny untuk mengingatku. Kami menggunakan buku itu setiap minggu untuk memastikan Jenny tidak pernah lupa dengan apa yang telah kami lakukan bersama-sama," kenang Stuart.

Jenny hilang ingatan setelah tiba-tiba pingsan di tempat kerjanya pada bulan November. Jenny yang juga mahasiswa di Nottingham Trent University itu langsung dibawa ke rumah sakit dan mengalami koma selama beberapa hari. Saat itu, dokter langsung mendiagnosis bahwa Jenny mengalami FND atau gangguan pada memori otak.

Setelah terbangun dari komanya, Jenny juga tidak dapat berjalan dan mengalami kejang-kejang. Jenny menjadi lumpuh akibat kondisi otak yang langka tersebut dan harus mengenakan kursi roda.

Dokter percaya, Jenny telah menderita gangguan tersebut sejak berusia 10 tahun. Ketika masih kecil, Jenny mengaku memiliki gangguan keseimbangan yang menyebabkan dirinya mengalami dislokasi sendi.

Jenny ternyata juga didiagnosis menderita epilepsi. Setiap minggu, Jenny kerap mengalami dua kali serangan epilepsi bersamaan dengan gangguan memori.

"Setelah tidur sepanjang malam, saya akan bangun tidur tanpa memori tentang siapa saya, atau pacar saya, dan orangtua. Saya memutuskan untuk membuat lembar catatan ketika saya menyadari betapa menyedihkannya mereka yang mencoba untuk menjelaskan siapa diri mereka," papar Jenny.

Ketika hilang ingatan, awalnya Jenny selalu marah-marah karena berpikir bahwa keluarganya ataupun pacarnya adalah orang asing. Butuh waktu setengah jam bagi Jenny untuk mengembalikan ingatannya. Album foto dan catatan kenangan dengan orang-orang terdekat sangat membantu Jenny untuk lebih cepat saat berusaha mengingat-ingat.

"Saya sangat beruntung memiliki Stuart. Dia begitu mendukung saya dan membantu saya kembali mengingat melalui album memori," kata Jenny.

Jenny juga didukung oleh orangtuanya, Jane dan Rob, yang selalu membantunya berjalan. Kini Jenny belajar untuk mengatasi kondisinya, dan berbagi cerita kepada orang lain yang mengalami hal sama dengan dirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.