Kompas.com - 06/05/2015, 15:10 WIB
Warga antre untuk mendaftar program BPJS. Tribun Pontianak/Galih Nofrio NandaWarga antre untuk mendaftar program BPJS.
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan meningkatkan biaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan lebih dari dua kali, dari Rp 146,9 miliar tahun lalu menjadi Rp 406 miliar pada 2015. Hal itu untuk mengurangi beban biaya kesehatan.

Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fadjriadinur memaparkan hal itu dalam paparan publik BPJS Kesehatan, Selasa (5/5), di Jakarta. "Dalam jangka panjang, ini jadi upaya menjaga keberlanjutan pembiayaan," ujarnya.

Program pencegahan penyakit dan promosi kesehatan yang pembiayaannya disiapkan BPJS Kesehatan ditujukan kepada peserta BPJS Kesehatan. Itu lebih bersifat usaha kesehatan perorangan, sedangkan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit bersifat upaya kesehatan ada di Kementerian Kesehatan.

Pembiayaan promotif dan preventif oleh BPJS Kesehatan itu sejalan dengan fokus Kementerian Kesehatan, yakni penguatan layanan primer dan pencegahan penyakit. Dana promosi kesehatan dan pencegahan penyakit BPJS Kesehatan difokuskan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) melalui dana kapitasi.

Tenaga kesehatan di FKTP wajib menjaga agar peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan di wilayahnya tetap sehat. Tenaga kesehatan juga wajib menjaga agar peserta JKN yang berisiko sakit tidak jadi sakit, sedangkan yang sudah sakit tak mengalami komplikasi lewat program pengelolaan penyakit kronis.

Iuran peserta

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris memaparkan, pembiayaan kesehatan bersifat promotif dan preventif, khususnya pada program Indonesia Sehat. Hal itu tidak hanya bersumber dari iuran peserta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tata Suntara, berapa pun dana disiapkan untuk biaya pengobatan peserta JKN, hal itu akan terus habis jika tak diiringi dengan penguatan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. "Promotif dan preventif harus ditingkatkan agar masyarakat sehat," ucapnya.

Tata menambahkan, selain mencegah agar masyarakat tak sakit melalui program promotif dan preventif, peninjauan ulang besaran iuran peserta juga perlu dilakukan. Hal itu bertujuan menjamin keberlanjutan JKN.

Fachmi menuturkan, saat ini tim BPJS Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional, dan Kementerian Kesehatan membahas penyesuaian besaran iuran peserta penerima bantuan iuran (PBI) dengan Kementerian Keuangan.

Sejauh ini beberapa skenario besaran iuran disiapkan. Usulan iuran bagi peserta PBI dalam JKN yang muncul adalah Rp 27.500-Rp 40.000 per peserta per bulan. (ADH)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

8 Penyebab Demam pada Bayi yang Perlu Diketahui

Health
Skizorenia Paranoid

Skizorenia Paranoid

Penyakit
13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

13 Gejala Awal Lupus yang Harus Diperhatikan

Health
Asites

Asites

Penyakit
15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

15 Gejala Serangan Panik yang Perlu Diketahui

Health
Anemia

Anemia

Penyakit
Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Cara Mudah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health
Aritmia

Aritmia

Penyakit
Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Health
Mikosis

Mikosis

Penyakit
Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Health
Ablasi Retina

Ablasi Retina

Penyakit
Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Pes

Health
Cedera Ligamen Lutut Anterior

Cedera Ligamen Lutut Anterior

Penyakit
Psikopat

Psikopat

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.