Kompas.com - 18/05/2015, 14:24 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Apakah Anda pernah menatap orang-orang terdekat Anda ketika sedang tidur? Bila belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.

Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda ketika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika tidur sudah tak akan tampak wajah bengisnya.

Perhatikan ketika Ayah sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih. Betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Dialah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Dialah yang rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar.

Lalu, kita lihat Ibu kita. Hmm… kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi kita itu kini mulai kasar karena terpaan hidup yang keras. Dialah yang setiap hari mengurus kebutuhan kita. Dialah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya itu sering kita salah artikan.

Mari kita mencoba menatap wajah orang-orang yang kita cintai: Ayah, Ibu, suami, istri, kakak, adik, anak, sahabat, dan semuanya. Rasakan sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakan energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakan getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk kebahagiaan kita. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalahpahaman kecil yang entah kenapa selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan pun mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi melalui wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang kadang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan. Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkapkan segalanya.

Tanpa kata, tanpa suara, mereka berkata, “Betapa lelahnya aku hari ini.” Dan apa penyebab lelah itu? Untuk siapa ia berlelah-lelah? Tak lain adalah suami yang bekerja keras mencari nafkah dan istri yang bekerja mengurus dan mendidik anak, menjaga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kita renungkan. Mari kita resapi kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Kita rasakan betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua. Bayangkan apa yang akan terjadi jika esok hari, orang-orang yang kita kasihi itu, tak membuka mata, selamanya. (BMSPS)


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.