Kompas.com - 26/05/2015, 09:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com
– Kebanyakan ibu memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama 6 bulan atau maksimal sampai anak berusia dua tahun. Namun, ibu yang satu ini memiliki waktu untuk menyusui lebih dari itu.

Maha Al Musa, seorang ibu berusia 52 tahun memiliki air susu yang berlimpah sehingga masih bisa menyusui putrinya yang berusia 6 tahun bernama Aminah.

Aminah menyusui secara teratur dan belum diimunisasi karena sang ibu sangat meyakini kekuatan ASI sebagai antibodi bagi anak. Aminah pun sangat menyukai air susu ibunya karena terkadang terasa seperti permen tongkat.

"Kadang rasanya seperti permen tongkat. Rasanya beragam, " kata Aminah.

Wanita asal Byron Bay itu sangat bangga masih dapat menyusui anaknya. Jika Aminah meminta, Al Musa tak segan menyusui di taman bermain sekolah. Aminah juga biasa menyusui sebelum tidur. Kebiasaan langka ini membuat Al Musa sempat tampil pada program televisi Discovery Channel pada episode Extreme Breastfeeding.

Ibu tiga anak yang menjalani diet Paleo ini juga secara terbuka mempublikasikan fotonya di Facebook ketika sedang menyusui Aminah. Menurut Al Musa, sangat penting menghabiskan waktu untuk membuat ikatan yang kuat bersama putrinya. Ia pun sangat menikmatinya.

Sementara itu, Aminah juga mengaku sangat menikmati saat tidur sambil menyusui pada sang ibu. Menurut Aminah, kebiasaan ini mungkin akan terus berjalan sampai ia berusia 8 tahun.

Al Musa, dalam akun Facebook-nya menuliskan bahwa masih menyusui anak yang sudah memasuki usia sekolah adalah hal yang normal.

“Biarkan anak dan ibu memilih apa yang terbaik bagi mereka, keadaan, dan keluarga mereka. Usia 4-8 (tahun) adalah usia NORMAL untuk menyapih diri,” tulis Al Musa yang membuka kelas tari perut prenatal dan kelas persiapan kelahiran.

ASI memang merupakan makanan terbaik bagi bayi karena mengandung sejumlah zat gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang seorang anak. Lebih dari itu, ASI juga sebagai antibodi bagi bayi sehingga tak mudah sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Dailymail

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.