Kompas.com - 04/06/2015, 18:33 WIB
Ketua InaSH, dr. Nani Hersunarti, SpJP, FIHA. KOMPAS.com/SRI LESTARIKetua InaSH, dr. Nani Hersunarti, SpJP, FIHA.
|
EditorLusia Kus Anna

NUSA DUA, KOMPAS.com- Pengendalian penyakit hipertensi dengan mencegah komplikasinya akan dibahas di kongres hipertensi yang akan dihadiri oleh pakar hipertensi se Asia Pasifik di Nusa Dua Bali pada 4-7 Mei 2015. Acara pembukaan akan diadakan besok yang juga digelar pameran di lokasi acara.

"Hipertensi masih menjadi masalah di Indonesia. Masih banyak penderita hipertensi akan datang sudah dengan komplikasinya seperti penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Penanganan harus dioptimalkan sesuai dengan ilmu kedokteran yang berbasis ilmiah. Dan akan dibahas dalam pertemuan ini," kata ketua InaSH (Perhimpunan Hipertensi Indonesia), dr. Nani Hersunarti, SpJP, FIHA, Nusa Dua, Bali, Kamis (4/6/2015).

Pakar penyakit kardiovaskular dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP menyampaikan bahwa saat ini terdapat pergeseran pola makan yang mengarah pada makanan yang cepat saji dan yang diawetkan, yang diketahui banyak banyak mengandung garam seperti kerupuk, kecap, sambal botol.

InaSH di berbagai kesempatan terus melakukan promosi dan edukasi kepada masyarakat agar hidup sehat dan diet sehat dengan makanan tinggi buah, sayuran, rendah lemak jenuh dan kolesterol, rendah garam dan produk susu rendah lemak.

"Anak saat ini kurang aktif secara fisik dan kesemuanya akan mendorong ke arah obesitas dan pergeseran kejadian hipertensi pada usia yang lebih muda," dokter Arieska.

Perhimpunan Hipertensi Indonesia atau Society of Hipertensi (InaSH) dengan sumber swadaya yang ada berkomitmen menanggulangi masalah hipertensi di Indonesia melalui berbagai kegiatan ilmiah dan sosial kemasyarakatan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.