Kompas.com - 18/06/2015, 11:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Bagi Anda yang gemar menonton video di YouTube mungkin pernah melihat video tingkah polah kucing yang lucu dan tertawa dibuatnya.

Diperkirakan ada 2 juta video mengenai tingkah kucing di YouTube, mulai dari ketakutan "si pus" saat melihat air, kehebohan kucing dan anjing, kucing "bernyanyi", dan aksi menggemaskan lainnya. Video-video tersebut telah ditonton sekitar 26 miliar pemirsa tahun lalu.

Menonton video-video kucing yang lucu itu ternyata bisa berdampak positif bagi kesehatan mental. Menurut profesor media Jessica Gall Myrick, menonton video kucing lucu bisa meningkatkan energi dan emosi positif.

Myrick melakukan survei terhadap 7000 orang mengenai fenomena budaya pop ini. "Jika kita ingin memahami efek internet pada tiap individu dan masyarakat, maka kita tak bisa mengabaikan video kucing yang diunggah di internet," katanya.

"Menonton video tersebut bisa menyingkirkan emosi negatif, bahkan bisa membantu kita menghadapi tugas yang berat setelahnya," imbuhnya.

Meski begitu, penelitian yang dilakukan Myrick ini tidak melihat apakah pengaruh yang sama setelah menonton video kucing juga akan dirasakan oleh orang yang tidak menyukai kucing. Sebanyak 36 persen responden survei adalah pecinta kucing dan 60 persen mengaku pencinta kucing dan anjing.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber foxnews
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Bisinosis
Bisinosis
PENYAKIT
Penis Patah
Penis Patah
PENYAKIT
Emfisema
Emfisema
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Mengenal Cardiac Angiosarcoma, Kanker Langka yang Menyerang Jantung

Health
Barotrauma Telinga

Barotrauma Telinga

Penyakit
Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Bisakah Kehamilan Terjadi Tanpa Penetrasi?

Health
Flu Babi

Flu Babi

Penyakit
Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Gangguan Kepribadian Ganda (DID)

Penyakit
5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

5 Gejala Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.