Kompas.com - 25/06/2015, 04:13 WIB
|
EditorLatief

Hasil metode pengobatan transplantasi sel induk dinilai signifikan. Pengobatan ini berhasil menyembuhkan 102 penderita. Gula darah pasien mengalami penurunan dan mencapai kestabilan. Seiring terbentuknya sel insulin dan sel yang diperbaiki, pasien dapat mengurangi suntikan insulin, bahkan ada pasien yang sama sekali tidak menggunakan suntikan insulin.

Satu kali transplantasi sel induk membutuhkan waktu 10 hari. Biasanya 1 kali proses pengobatan ini membutuhkan 3 kali operasi transplantasi dan selang setiap kali transplantasi membutuhkan selang waktu 8-25 hari. Jika dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obatan dan injeksi insulin yang tidak berkesudahan, pengobatan sel induk memang memakan waktu yang lebih singkat.

Sel induk yang masuk ke dalam tubuh memiliki fungsi yang cukup dominan bagi insulin, yakni dapat dengan cepat memperbaiki sel insulin. Hal ini terjadi karena pada dasarnya sel induk memiliki kemampuan utama yaitu dapat memperbarui diri dan berubah menjadi sel lain.

Selain itu, sel induk juga bisa memperbanyak sel insulin sehingga hormon insulin dapat berkerja dan berfungsi secara normal. Bahkan, sel induk juga dapat meningkatkan imunisasi diri serta membasmi penyakit komplikasi yang dialami ketika tengah menjalani pengobatan seperti hipertensi, kolesterol dan lainnya.

Jadi, apakah penyakit diabetes dapat disembuhkan? Untuk penyakit diabetes, pengobatan tepat waktu baik dilakukan guna meningkatkan proses kesembuhan. Tidak ada salahnya mencoba pengobatan dengan metode yang canggih ini.

Proses transplantasi pada islet melalui intervensi arteri dapat memperbaiki dan meregenerasi sel islet, serta memulihkan fungsi islet sehingga bisa mengobati penyakit diabetes. Tak hanya itu, dengan kombinasi pengobatan canggih dan didukung tim medis perawatan yang ahli di bidangnya, teknologi pengobatan sel induk pada diabetes dapat mencapai efek terbaik.

Informasi tentang sel induk dapat dilihat di http://id.gzcells.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.