Kompas.com - 12/07/2015, 17:11 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
EditorBestari Kumala Dewi


KOMPAS.com
- Saat berencana untuk memiliki anak, Anda sebaiknya juga mencari tahu waktu subur atau saat ovulasi. Pasalnya, saat ovulasi, sel telur yang dilepaskan dari ovarium berkesempatan untuk dibuahi dan apabila berhasil dibuahi, maka kehamilan akan terjadi. Untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi secara pasti, berikut tiga cara yang bisa dipakai, dari yang paling mudah sampai yang paling akurat.

 

1. Menghitung hari

Cara termudah untuk mencari tahu waktu subur adalah dengan menghitung mundur. Pertama, cari tahu pada tanggal berapa jadwal menstruasi selanjutnya tiba. Namun, jika siklus menstruasi tidak teratur, cara ini tidak bisa digunakan.

Dari perkiraan hari pertama menstruasi selanjutnya tersebut, hitung mundur 12 hari lalu empat hari. Nah, kemungkinan besar Anda akan berovulasi selama 5 hari itu. Jika memiliki siklus selama 28 hari, Anda berpeluang untuk hamil pada hari keempat belas. (Hari kesatu adalah hari pertama menstruasi dan hari ke-28 adalah hari terakhir sebelum menstruasi selanjutnya.)

 

2. Lacak dan catat sinyal tubuh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara yang lebih akurat untuk mengetahui waktu ovulasi adalah dengan melacak perubahan suhu tubuh dan cairan serviks (selama satu atau dua siklus). Ini merupakan cara mencari tahu waktusubur yang alami dan gratis, tapi memerlukan waktu dan usaha. Jika bisa mengenali perubahan itu dan mencatatnya setiap hari, Anda akan mulai melihat pola yang bisa membantu memperkirakan kapan masa subur selanjutnya.

Suhu Tubuh

Mencari tahu waktu subur dengan mengukur suhu. Anda mungkin akan mengalami kesulitan untuk merasakan perbedaannya, tapi dalam beberapa hari menjelang ovulasi, suhu basal tubuh akan meningkat. Suhu basal tubuh adalah, suhu tubuh terendah selama periode 24 jam. Perubahan kecil ini besarnya hanya 0.05 sampai 0.1 derajat Celcius. Untuk bisa mendeteksinya, bisa menggunakan termometer khusus setiap pagi.

Cairan Serviks

Produksi cairan serviks berubah secara drastis sepanjang siklus. Umumnya, cairan ini hanya akan sedikit diproduksi jika tidak dalam masa ovulasi. Namun menjelang ovulasi, volumenya akan meningkat. Cairan serviks biasanya bening, licin, dan elastis?menyerupai putih telur. Cara ini dapat digunakan untuk mencari tahu waktu subur.

 

3. Menguji tingkat hormon

Metode yang paling akurat untuk memprediksi ovulasi adalah dengan menggunakan strip uji masa subur. Alat yang digunakan dengan urine ini akan menunjukkan hasil positif sehari sebelum  berovulasi yang memperlihatkan meningkatnya hormon pelutein (yang berarti bahwa salah satu dari ovarium Mama akan segera melepaskan sel telur). Alat uji ini dapat dibeli di apotek tanpa resep dokter. 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

3 Program Hamil untuk Haid Tidak Teratur sesuai Penyebabnya

Health
Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Gejala HIV pada Pria dan Wanita

Health
Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Granuloma Inguinale (Donovanosis)

Penyakit
17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

17 Gejala Kanker Sinus yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.