Kompas.com - 13/07/2015, 11:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Food and Drug Administration memperkuat peringatannya soal pereda nyeri seperti ibuprofen. Obat penghilang nyeri itu dikatakan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.  

Oleh karena itu masyarakt perlu berhati-hati mengonsumsi obat-obatan tersebut, baik yang dijual bebas atau pun dari resep dokter. Lembaga itu juga meminta pabrik pembuatnya untuk mengubah label.

"Dulu label mengatakan obat itu mungkin dapat menyebabkan risiko serangan jantung atau stroke. Sekarang kami menegaskan, obat itu menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung atau stroke," kata juru bicara FDA Eric Pahon.

Peringatan juga meliputi obat nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID). Obat itu meliputi ibuprofen yang dijual dengan merek Advil atau Motrin; naproxen (Aleve), juga obat resep dokter untuk atritis yang dikenal sebagai COX-2 inhibitor seperti Celebrex. Tylenol yang secara generik dikenal sebagai acetaminofen tidak termasuk golongan NSAID.

Obat pilek dan flu juga mengandung NSAID. "Karena banyak obat resep dan obat bebas mengandung NSAID, konsumen harus menghindari minum banyak obat yang mengandung bahan aktif sama," kata FDA.

"FDA memperkuat peringatan yang ada sebelumnya pada label obat resep dan bebas yang mengindikasikan obat-obatan NSAID dapat meningkatkan kena serangan jantung dan stroke, yang keduanya dapat menyebabkan kematian," kata pernyataan lembaga tersebut.

"Efek samping serius itu dapat terjadi setidaknya beberapa minggu pertama penggunaan NSAID, dan risiko mungkin meningkat semakin lama masyarakat mengonsumsinya. Kendati aspirin juga termasuk NSAID, hal ini tidak berlaku untuk aspirin." bunyi pernyataan tersebut.

Tahun lalu FDA mengatakan meninjau ulang keamanan obat-obatan tersebut. Beberapa studi yang mereka tinjau menunjukkan pola jelas : masyarakat yang mengonsumsi lebih rentan terkena serangan jantung atau stroke.

"Tidak ada periode penggunaan yang terbukti tanpa risiko," kata Dr. Judy Racoosin, deputi direktur divisi produk anestesia, analgesia dan adiksi FDA.

"Dalam bulan-bulan mendatang, FDA akan meminta pabrik pembuatnya memperbarui informasi risiko kardiovaskular yang sudah ada dalam label untuk obat bebas NSAID bukan aspirin. Konsumen dan pekerja kesehatan harus tetap waspada pada terjadinya gejala-gejala terkait stroke dan jantung selama pasien mengonsumsi NSAIDS," katanya.

Peringatan FDA bukan berarti masyarakat harus berhenti minum NSAID. "Konsumsilah dosis paling kecil untuk periode sependek mungkin," kata Dr. Karen Mahoney dari FDA.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.