Kompas.com - 19/07/2015, 17:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kabar baik bagi penggemar kacang-kacangan. Mereka yang mengonsumsi setengah genggam kacang-kacangan setiap hari dapat menurunkan risiko kematian dini. 

Sebelumnya, hubungan antara konsumsi kacang-kacangan dengan kesehatan jantung telah banyak ditunjukkan oleh sejumlah studi. Pada penelitian dari Maastricht University, hubungan yang ditunjukkan lebih spesifik lagi. 

Periset dari universitas tersebut menjumpai kemungkinan kematian lebih rendah sebesar 23 persen pada mereka yang mengonsumsi setidaknya 10 gram kacang-kacangan atau kacang tanah setiap harinya. Namun manfaat tersebut tidak ada pada selai kacang yang tinggi garam dan lemak trans. 

Studi melibatkan lebih dari 120 ribu pria dan perempuan Belanda berusia 55-69 tahun. Mereka diberikan informasi tentang gaya hidup serta makanan. Dalam kurun waktu 10 tahun setelahnya, para peneliti melihat tingkat kematian yang terjadi.

Hasilnya, risiko kematian dini akibat kanker, diabetes, pernapasan, dan penyakit degeneratif saraf (neurodegenerative), lebih rendah di antara penyantap kacang-kacangan.

Menurut Prof. Piet van den Brandt, pimpinan penelitian yang mempublikasikan risetnya dalam International Journal of Epidemiology, kematian lebih rendah telah diamati atas konsumsi rata-rata dari 15 gram kacang-kacangan atau kacang tanah setiap harinya. 

Sebagai catatan, kacang-kacangan memiliki manfaat bagi kesehatan, karena selain mengandung sejumlah vitamin dan serat, terdapat asam lemak tak jenuh tunggal dan jamamk, antioksidan, serta komponen bioaktif lainnya. 

Sebagai saran, American Heart Association merekomendasikan kacang-kacangan yang dikonsumsi sebaiknya tidak dimasak dengan minyak dan tawar. Kalaupun ingin diolah, sebaiknya dipanggang kering.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber BBC.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.