Kompas.com - 12/08/2015, 12:10 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Kelangkaan pasokan daging sapi membuat harganya melambung tinggi. Meski demikian, sebenarnya cukup banyak sumber protein lain yang kandungan gizinya setara bahkan lebih tinggi dari daging sapi dengan harga yang jauh lebih murah.

Protein merupakan sumber gizi makro yang artinya dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak untuk membantu tubuh berfungsi optimal.

Protein akan dipecah oleh tubuh untuk menyediakan asam amino yang nantinya diubah untuk melakukan berbagai hal, mulai dari sistem imun, pembentukan sel, hormon, dan juga neurotransmiter.

Sumber protein hewani yang setara dengan daging sapi antara lain dada ayam. Dada daging ayam seberat 85 gram yang dimasak memiliki sekitar 140 kalori, 3 gram lemak, dan 25 gram protein. Kandungan lemaknya akan lebih sedikit jika tidak digoreng.

Selain itu, ikan juga bisa menjadi pilihan yang lebih baik dari daging sapi karena mengandung asam lemak omega-3. Ada banyak pilihan ikan yang bisa Anda asup, misalnya saja tuna, salmon, ikan kembung, dan masih banyak lagi.

Menurut data Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementrian Kelautan dan Perikanan, belut atau ikan sidat bisa menjadi pilihan sumber protein.

Belut disebutkan mempunyai protein yang lebih tinggi dibandingkan telur namun setara dengan daging sapi. Selain itu, daya cerna protein dalam belut juga sangat tinggi sehingga cocok untuk semua kelompok usia.

Sumber protein hewani lainnya adalah produk susu seperti keju, yogurt, susu, atau pun seafood. Untuk sumber protein nabati, Anda bisa mendapatkannya dari berbagai sumber, mulai dari tahu dan tempe, alpukat, oat, nasi merah, kelapa, selai kacang, dan masih banyak lagi.

Kelebihan dari protein nabati adalah tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol dibandingkan sumber protein hewani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.