Kompas.com - 19/08/2015, 07:45 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Seiring bertambahnya usia, bentuk tubuh tentu akan berubah, termasuk payudara. Perubahan payudara akan terjadi baik dari tampilan sampai bagian dalam payudara. Jadi, ada baiknya kenali perubahan yang akan terjadi pada payudara di setiap sepuluh tahun pertambahan usia.

Usia 20

Banyak perubahan

Ukuran payudara Anda dapat berfluktuasi karena berbagai alasan dalam satu dekade ini, menurut isa Jacob, M.D., profesor bedah di Johns Hopkins Medicine. Pertama, ketika metabolisme Anda mulai melambat. “Payudara akan berubah ukuran ketika berat badan naik ataupun turun,” ujar Jacob. Penyebab lain adalah kehamilan.

“Banyak wanita mulai hamil di usia 20-an, jadi akan ada pembesaran payudara yang terjadi sesuai dengan penambahan berat badan dan untuk persiapan menyusui bayi,” katanya. Setelah masa menyusui, payudara bisa jadi lebih kecil atau bahkan lebih besar dari sebelum masa kehamilan. Tak hanya itu, kehamilan akan membuat areola menghitam dan puting membesar, tapi  umumnya ini akan kembali normal setelah melahirkan.

Benjolan dan gumpalan

Perubahan fibrokistik, adalah kondisi sangat umum yang ditandai dengan benjolan jinak pada satu atau kedua payudara, yang sering kali terjadi pada usia 20-an. Wanita pada usia ini kemungkinan masih menyesuaikan dengan perubahan siklus menstruasi, yang berkaitan dengan perbedaan hormon seperti estrogen. Inilah yang menyebabkan munculnya benjolan jinak pada payudara, yang umumnya adalah normal.

Jika Anda merasakan benjolan dengan rasa sakit, tapi juga terasa di bagian lain, baik di payudara yang sama atau payudara yang lain, ini kemungkinan perubahan fibrokistik, jadi tak perlu dikhawatirkan. “Benjolan yang berkaitan dengan kanker biasanya tidak sakit,” ujar Jacob. Tapi, untuk lebih yakin Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan dokter.


Usia 30

Setelah memiliki beberapa anak, kulit payudara cenderung mengendur terkait dengan naik dan turunnya berat badan. “Ini bisa menyebabkan stretch marks atau ptosis, di mana payudara menurun ke bawah,” ungkap Jacobs. Hal ini biasanya akan terjadi jika Anda mengalami kenaikan berat badan yang signifikan selama dans etelah kehamilan. Jadi, jangan khawatir jika tanda peregangan muncul, meski bisa juga akan muncul di bagian perut Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.