Kompas.com - 01/10/2015, 09:01 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Setelah berusaha keras menjaga pola makan dan rutin berolahraga, akhirnya usaha Anda menurunkan berat badan sukses tercapai. Berbagai usaha menurunkan berat badan yang Anda lakukan, memang membuat tubuh lebih sehat dan fisik lebih bugar. Namun, bahagiakah Anda?

Jika jawaban Anda “tidak begitu bahagia,” tak perlu khawatir, Anda tak sendirian. Nyatanya, kehilangan berat badan memang dapat berefek pada emosi Anda, baik positif maupun negatif.

“Saya pikir, berhasil menurunkan berat badan akan membuat hidup saya terasa lebih mudah. Memang menyenangkan, tapi tantangan emosionalnya lebih banyak dari yang saya bayangkan ,” ujar Esther, salah satu peserta diet dari Los Angeles. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan setelah Anda sukses menurunkan berat badan:

 

1. Anda mungkin masih beranggapan tubuh Anda kelebihan berat badan.

Persoalan ini terjadi karena Anda hanya fokus pada fisik saja, tanpa memikirkan perubahan secara emosional. Tentunya ini akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk menstabilkan emosi dan meninggalkan bayang-bayang “masih gemuk”. “Pemulihan emosi merupakan aspek terakhir dalam transformasi tersebut” ungkap Ed Abrahmson, Ph.D penulis buku Emotional Eating.

Sama seperti seseorang yang merasa kesemutan, rasa geli atau bahkan sakit akan menjalar pada kaki atau tangannya. Begitu juga dengan mereka yang selalu merasa kelebihan berat badan, tanpa sadar akan ada rasa yang terus “menjalar” untuk mengurangi bagian - bagian tubuh lainnya.

Yang harus dilakukan:

Prioritaskan pada apa yang membuat berat badan meningkat, seperti ketidakpercayaan diri atau stress. Ujilah kesabaran Anda dalam menghadapi situasi tersebut, jika perlu berkonsultasi dengan terapis.

 

2.Kurangnya persiapan emosional dapat kembali menaikkan berat badan

Makan dengan emosional adalah faktor terbesar penyebab kenaikan berat badan dengan cara tidak sehat. Cara makan ini akan menaikkan berat badan kembali dengan mudah. Jika Anda menurunkan berat badan dengan diet ketat, bukan dengan menjalani pola hidup sehat, emotional eating akan mudah terjadi pada Anda.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber LiveStrong
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Alasan Kulit Sering Digigit Nyamuk

4 Alasan Kulit Sering Digigit Nyamuk

Health
6 Cara Alami Mengatasi Diabetes

6 Cara Alami Mengatasi Diabetes

Health
16 Penyebab Anosmia dan Ageusia, Tak Hanya Covid-19

16 Penyebab Anosmia dan Ageusia, Tak Hanya Covid-19

Health
Apa Itu Intoleransi Laktosa?

Apa Itu Intoleransi Laktosa?

Health
Jam Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Jam Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Health
5 Kandungan Keju Cheddar yang Perlu Diwaspadai

5 Kandungan Keju Cheddar yang Perlu Diwaspadai

Health
10 Penyakit yang Disebabkan Stres Perlu Diwaspadai

10 Penyakit yang Disebabkan Stres Perlu Diwaspadai

Health
Berapa Lama Bronkitis Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Berapa Lama Bronkitis Sembuh? Simak Penjelasan Berikut…

Health
3 Manfaat Kesehatan dari Keju Cheddar

3 Manfaat Kesehatan dari Keju Cheddar

Health
Teh Tidak Bisa Sepenuhnya Berguna untuk Menurunkan Berat Badan

Teh Tidak Bisa Sepenuhnya Berguna untuk Menurunkan Berat Badan

Health
6 Penyebab Gigi Sensitif

6 Penyebab Gigi Sensitif

Health
3 Efek Samping dari Konsumsi Buah Tin

3 Efek Samping dari Konsumsi Buah Tin

Health
Mengetahui dan Mempertahankan Level Gula Darah Normal

Mengetahui dan Mempertahankan Level Gula Darah Normal

Health
10 Tanda-tanda Leukemia pada Anak yang Orang Tua Harus Waspadai

10 Tanda-tanda Leukemia pada Anak yang Orang Tua Harus Waspadai

Health
Bersyukur Saya Pernah Diabetes

Bersyukur Saya Pernah Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.