Adakah Faktor Genetik pada Gangguan Jiwa?

Kompas.com - 15/10/2015, 11:45 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorLusia Kus Anna
TANYA:
 
Saya sedang menjalin hubungan dengan kekasih selama 3 bulan. Ia orang yang baik, perhatian, dan kami juga seiman. Tetapi saya ragu untuk melanjutkan hubungan ini karena orangtua saya tidak setuju gara-gara ibu kekasih saya menderita skizofrenia. Memang calon mertua saya itu penyakitnya terkendali karena ia minum obat-obatan. Kekasih saya meyakinkan bahwa kondisi ibunya stabil.

Yang ditakutkan orangtua saya adalah gangguan jiwa itu bisa menurun ke keturunan kami kelak. Karena ada mitos yang mengatakan demikian. Saya minta bantuan dokter untuk menjelaskan mitos itu agar saya bisa memantapkan hati. Terima kasih.
 
Anggia (24), Jakarta

JAWAB:

Anggia yang baik,
Faktor genetik bukan satu-satunya yang menyebabkan masalah gangguan kejiwaan seperti skizofrenia. Beberapa ahli mengatakan bahwa skizofrenia mirip dengan diabetes melitus yang bukan hanya melibatkan faktor genetik tetapi juga bisa dicegah timbulnya. Faktor lingkungan sangat berpengaruh juga.

Bicara tentang kemungkinan seorang ibu menurunkan kepada anaknya suatu gangguan kejiwaan seperti skizofrenia memang ada tetapi sangat kecil (penelitian mengatakan sekitar 6 persen dari suatu studi epidemiologi).

Paling rentan mengalami gangguan kejiwaan skizofrenia adalah jika pasien memiliki saudara kembar identik. Angka kemungkinan saudara kembar identiknya untuk mengalami skizofrenia juga sebesar 48 persen (Gottesman, 1991). Semoga informasi ini membantu.

Salam Sehat Jiwa


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X