Kompas.com - 19/10/2015, 17:57 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com – Ketika merasa lelah dan sakit saat hamil, melakukan aktivitas fisik mungkin tak pernah terpikir oleh Anda. Banyak wanita yang takut berolahraga karena khawatir akan kesehatan kandungannya.


Padahal, menurut sejumlah penelitian, aktivitas fisik atau olahraga saat hamil dan setelahnya memiliki berbagai manfaat, seperti meningkatkan kemampuan otak bayi dan menurunkan risiko komplikasi saat melahirkan.

Menurut American College of Obstetri and Ginekologi (ACOG), olahraga sedikitnya 30 menit per hari dalam satu minggu akan membuat ibu hamil merasa lebih baik secara fisik dan juga mental.


Manfaatnya antara lain, mencegah atau  mengobati diabetes gestasional, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi sakit punggung, sembelit, kembung, dan pembengkakan, membuat suasana hati lebih baik, hingga tidur lebih nyenyak.

Meski banyak penelitian menunjukkan manfaat olahraga saat hamil, masih banyak wanita yang tidak yakin mengenai olahraga apa yang aman dilakukan. Dokter Denise Jagroo, seorang ahli terapi fisik dari New York pun mengungkap mitos mengenai olahraga saat hamil.

1. Mitos pertama yang paling sering beredar, yaitu jika terlalu banyak berolahraga maka akan mengurangi nutrisi yang diperoleh bayi dari ibu. Menurut Jagroo, nutrisi pada bayi akan selalu cukup dari apa yang dikonsumsi ibu selama hamil.

2. Olahraga lari dapat mengganggu janin dalam kandungan. Hal ini juga mitos. Jagroo mengungkapkan, ada pelari marathon yang tetap berlari selama hamil dan tidak mengalami masalah pada bayinya. Hanya saja, pastikan medan untuk berlari aman dan ibu menggunakan alas kaki yang tepat.

3. Mitos ketiga yaitu mengenai prenatal yoga yang dianggap tidak akan bermanfaat untuk kehamilan. Menurut Jagroo, yoga saat hamil baik untuk pernapasan dan mengurangi stres pada ibu hamil. Namun, ada beberapa posisi yoga yang tidak direkomendasikan pada wanita hamil.

4. Wanita hamil aman melakukan sit-up juga mitos. Jagroo mengatakan, sit-up saat hamil belum tentu aman dilakukan pada wanita hamil. Cara aman, yaitu latihan duduk di atas bola kemudian mengangkat kaki satu per satu secara perlahan.

Jagroo mengatakan, para wanita hamil bisa melakukan aktivitas fisiknya sehari-hari seperti yang biasa dilakukan sebelum hamil. Misalnya, jika wanita itu sebelumnya seorang pelari, maka saat hamil masih boleh dilakukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber foxnews

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.