Ini yang Menyebabkan Daging Olahan Memicu Kanker

Kompas.com - 28/10/2015, 19:00 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

Penelitian pada tikus menyimpulkan, nitrosamin dari daging berperan besar pada terjadinya kanker usus.

Pengamatan pada manusia juga menunjukkan orang yang sering mengonsumsi daging yang diproses memiliki insiden kanker lambung, esofagus, dan kanker usus, lebih besar.

Jangan tertipu oleh pernyataan di kemasan. Bahkan daging yang ditulis "alami" atau "organik", termasuk yang mengklaim "tanpa tambahan nitrat atau nitrit", bisa memiliki kandungan nitrit yang sama tingginya.

Penambahan bubuk seledri atau jus seledri sebagai alternatif nitrit sintetis juga sering dilakukan. Seledri memang secara alami tinggi kandungan nitrat, yang ketika diperlakukan dengan kultur bakteri, memproduksi nitrit. Walau secara teknis alami, tapi nitrit itu identik dengan versi sintetisnya.

Pembakaran

Saat bahan organik seperti kayu, batu bara, atau minyak dibakar, akan terbentuk polycycil aromatic hydrocarbons (PAHs).

Tinggal di dekat tempat pembakaran sampah atau jalan raya, akan membuat kita terpapar kandungan PAHs yang bersifat karsinogen. Demikian juga jika kita memakan daging yang diasap, dibakar, atau dipanggang.

Studi yang dilakukan peneliti di Eropa menunjukkan, makin berlemak daging yang dibakar, makin besar kandungan PAHs yang terbentuk.

Hal itu karena lemak yang menetes ke panas akan terbakar dan akhirnya menghasilkan lebih banyak PAHs ke daging.

Pada daging yang diasap, lamanya waktu pengasapan dan jenis kayu yang digunakan juga berpengaruh pada kandungan PAHs nya.

Selain itu ada juga bahaya dari daging yang dimasak dalam suhu tinggi atau dimasak dalam waktu lama akan mengandung heterocyclic amines (HCAs). Dalam penelitian pada hewan, zat tersebut memicu kanker.

Institut kanker nasional merekomendasikan agar dalam memasak daging sebaiknya dijauhkan dari api menyala dan jangan membiarkan daging kontak dengan permukaan metal panas terlalu lama. Tujuannya untuk mengurangi pembentukan HCA dan PAH.

Jika Anda terpaksa memakai wajan metal untuk memasak, paling tidak bolak balik lebih sering. Atau, gunakan saja microwave.

Halaman:

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Health
Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Health
5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

Health
8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

Health
Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Health
6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

Health
Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Health
Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Health
4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

Health
21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

Health
Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Health
14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

Health
Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Health
5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

Health
8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X