Kompas.com - 04/11/2015, 11:31 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Ada puluhan teori dan program untuk membantu menurunkan berat badan, namun semuanya tetap bermuara pada konsep sederhana yang sama: bila menginginkan berat badan ideal, kalori yang keluar harus sama atau lebih besar ketimbang ketimbang kalori yang masuk.

Karena itulah, menghitung kalori diharapkan bisa mengendalikan jumlah kalori yang dikonsumsi oleh tubuh. Melakukan olahraga dengan alat penghitung kalori terbakar, terasa sama pentingnya untuk dilakukan.

Semua terasa mudah, namun nyatanya tak semudah itu saat dilakukan. Jika Anda merasa demikian, sebuah studi yang belum lama dilakukan oleh Brigham Young University dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Advances in Obesity, Weight Management & Control, menemukan cara yang lebih mudah dalam menurunkan berat badan.

Ketimbang repot menghitung kalori dengan rumus matematika, peneliti menyarankan Anda untuk menghitung jumlah suapan saat makan.

Dalam studi tersebut, peneliti melibatkan 61 peserta. Mereka diminta untuk menghitung jumlah suapan serta tegukan air setiap kali makan selama seminggu. Setelah itu, peserta diminta untuk mengurangi suapan sebanyak 20-30% selama empat minggu ke depan tanpa mengubah gaya hidup atau pola makan. Di akhir percobaan, 41 peserta yang melewati  4 minggu dengan pengurangan suapan makan mengalami penurunan berat badan sekitar 2 kilogram.

“Mengurangi suapan ternyata mampu mengurangi lebih banyak kalori ketimbang cara lain yang selama ini kita lakukan. Kabar baiknya, Anda tak perlu memotong kalori secara ekstrim, pengurangan 20% pada suapan cukup membuat perbedaan,” ungkap penulis studi Ben Crookston.

“Bahkan, sudah ada aplikasi pada ponsel pintar yang bisa membantu Anda menghitung jumlah suapan saat makan. Itu akan sangat membantu,” lanjutnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.