Kompas.com - 04/11/2015, 21:01 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Ingin lebih mesra dengan pasangan? Jika Anda adalah pria, mungkin ini saatnya untuk mulai turun tangan membantu pekerjaan rumah tangga. Pasalnya, sebuah studi yang belum lama dilakukan di Jerman mengungkapkan, pria yang memberikan kontribusi terhadap pekerjaan rumah tangga lebih sering merasa nyaman dan puas terhadap kehidupan seks bersama pasangan mereka.

Hasil tersebut berhasil mematahkan isi sebuah studi di Amerika tahun 2012 yang mengungkap bahwa pria yang ikut mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring, memasak, dan mencuci baju, memiliki kehidupan seks yang kurang memuaskan dengan pasangannya.

Menurut peneliti Dr Matt Johnson, profesor ekologi keluarga dari departmen ekologi manusia di University of Alberta, studi sebelumnya terdengar kurang pas dan kurang relevan. Johnson lantas menganalisa data dari studi selama lima tahun yang dilakukan kepada 1.338 pasangan di Jerman untuk memeriksa apakah pekerjaan rumah tangga yang dilakukan oleh pria memengaruhi kehidupan seks mereka.


Nyatanya, dia tidak menemukan adanya dampak negatif dari pekerjaan rumah tangga terhadap kehidupan seks para pasangan.

Malah, saat pria merasa pembagian tugas rumah tangga tersebut cukup adil, maka pasangan tersebut kemungkinan besar akan terlibat dalam hubungan seks yang lebih memuaskan. Walau begitu, Johnson tak menapik perbedaan budaya, bahwa Jerman masih menganut budaya yang lebih tradisional ketimbang Amerika, di mana para pria cenderung masih jarang melakukan pekerjaan rumah tangga.

“Memang ada perbedaan budaya. Namun secara logika, pasangan Jerman yang cenderung masih menganut budaya tradisional saja tidak ada masalah saat sang pria melakukan pekerjaan rumah tangga. Apalagi bagi pasangan yang menganut budaya lebih modern,” jelas Johnson.

Ia menambahkan, penemuan ini cukup penting bagi pasangan yang ingin mempertahankan keintiman sambil menyeimbangkan tuntutan hidup sehari-hari, terutama pasangan muda. “Ketimbang menghindari pekerjaan rumah tangga, melakukan pekerjaan rumah tangga sesuai dengan bagian, akan membuat masing-masing pihak merasa saling melengkapi. Sehingga, kehidupan seksual dalam berpasangan akan menjadi lebih baik," kata Johnson

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Osteomalasia
Osteomalasia
PENYAKIT
Nyeri Punggung
Nyeri Punggung
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

17 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Jantung

17 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Jantung

Health
Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.