Kompas.com - 19/11/2015, 17:44 WIB
Anak dengan kemampuan berbahasa yang baik dapat mengendalikan kemarahannya lebih baik. shutterstockAnak dengan kemampuan berbahasa yang baik dapat mengendalikan kemarahannya lebih baik.
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak orangtua ingin anaknya cepat pandai membaca, menulis, dan berhitung atau dikenal dengan singkatan calistung. Akhirnya, mereka pun diajarkan calistung sedini mungkin, melalui kelompok PAUD (pendidikan anak usia dini) dan Taman Kanak-kanak (TK).

Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Ahmad Suryawan menegaskan, anak-anak yang mengikuti PAUD dan TK seharusnya tidak diajarkan calistung.

“Calistung boleh dikenalkan, tapi tidak perlu,” kata dokter anak yang akrab disapa Wawan dalam acara peluncuran Morinaga Platinum Moricare+ Prodiges di Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Wawan mengatakan, anak diajarkan calistung sebaiknya saat duduk di Sekolah Dasar (SD). Memang ada anak yang mulai bisa calistung pada usia dini. Tapi, jika anak belum bisa calistung sebelum memasuki SD pun orangtua tidak perlu khawatir.

Namun, menurut Wawan, orangtua tak sepenuhnya salah jika menginginkan anaknya cepat diajarkan calistung. Sebab, sejumlah SD masih menerapkan tes calistung kepada anak untuk bisa masuk di sekolah tersebut.

“Harus ada ketegasan, tidak boleh ada ujian atau syarat calistung untuk masuk SD. Itu sudah dilarang,” kata Wawan.

Akibatnya, mau tidak mau anak dipaksa belajar calistung pada usia yang tidak seharusnya. Hal ini tidak baik untuk perkembangan otak anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Anak bisa melakukan kegiatan itu, tapi tidak mempunyai pengertian runutan-runutan. Contohnya sembilan tambah lima sama dengan 14 dia tahu. Tapi, ketika dikasih soal lain dia enggak bisa,” jelas Wawan.

Psikolog Rose Mini A Prianto mengatakan, mengenalkan calistung seharusnya sesuai usia anak. “Misalnya, tanya ke anak, orang yang duduk di situ lebih banyak atau sedikit, itu calistung. Benda ini lebih besar atau kecil, itu calistung. Jadi bukan dipaksa diajarkan dua tambah dua sama dengan,” jelas psikolog yang akrab disapa Romi. 


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Masuk Angin
Masuk Angin
PENYAKIT
Nyeri Punggung
Nyeri Punggung
PENYAKIT
Konstipasi
Konstipasi
PENYAKIT
Kejang Demam
Kejang Demam
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nyeri Punggung

Nyeri Punggung

Penyakit
13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Osteomalasia

Osteomalasia

Penyakit
4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

4 Cara Menghilangkan Lemak Perut Saran Ahli

Health
Sakit Gigi

Sakit Gigi

Penyakit
Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Pendarahan Otak Bisa Menyebabkan Kematian, Cegah dengan Cara Berikut

Health
Anodontia

Anodontia

Penyakit
Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Mengapa Demam Bisa Membahayakan Pasien Kanker?

Health
Sakit Kepala Tegang

Sakit Kepala Tegang

Penyakit
Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.