Kompas.com - 05/12/2015, 11:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Anda yang pernah melahirkan pasti tahu bagaimana rasanya sekuat tenaga mengeluarkan bayi dari rahim dalam persalinan spontan.

Pengeluaran tenaga, dan juga cedera pada organ intim akibat persalinan, menurut para ahli mirip dengan cedera yang dialami para atlet.

Para ilmuwan dari University of Michigan mengamati 60 ibu hamil yang memiliki resiko cedera otot panggul selama proses persalinan dan menemukan bahwa cedera tersebut seringkali akibat penanganan yang tidak tepat pasca melahirkan.

Menggunakan scan MRI untuk mendiagnosis cedera terkait persalinan dan waktu penyembuhan, para ahli menemukan cedera yang di alami terkait dengan sistem muskuloskeletal (otot, tulang dan sendi), lebih besar dari yang diduga.

Inilah yang terjadi pada wanita saat melahirkan berdasarkan penelitian:

- Sekitar 25 persen wanita mempunyai cairan di tulang kemaluan atau patah tulang yang serupa dengan patah tulang yang dialami oleh atlet.

- Sebanyak 66 persen wanita mempunyai kelebihan cairan di otot yang mirip dengan cedera otot parah.

- Sekitar 41 persen wanita mengalami robekan otot panggul.

- Sekitar 15 persen pernah mengalami cedera panggul dan tidak bisa sembuh.

Untung mengatasi hal tersebut, dokter merekomendasikan latihan Kegel untuk wanita yang menderita nyeri panggul setelah melahirkan, walau latihan itu tidak bisa menghilangkan seluruh nyeri.

Kendati risiko cedera tersebut tampak mengerikan, tapi para wanita dalam penelitian ini adalah wanita yang beresiko tinggi mengalami robekan otot pelvis. Lagi pula, kebanyakan cedera, termasuk patah, akan sembuh dalam 8 bulan.  (Muthia Zulfa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.