Kompas.com - 08/12/2015, 11:51 WIB
Perkenalan anak dengan gawai yang begitu dini mengakibatkan pelajaran menulis bukanlah hal yang menarik lagi. ShutterstockPerkenalan anak dengan gawai yang begitu dini mengakibatkan pelajaran menulis bukanlah hal yang menarik lagi.
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com — Anak-anak pada zaman modern ini memang lebih "melek teknologi". Mereka lebih senang bermain gadget ketimbang melakukan permainan di luar ruangan yang mengasah motorik kasarnya.

Karena jarang bermain menggunakan fisik mereka, banyak ditemui anak-anak yang motorik kasar dan halusnya lemah. Misalnya saja, mereka tidak bisa menggunakan pensil.

Menurut Bob Drew, kepala sekolah di Inggris, ia sering melihat anak berusia 4 tahun yang masuk sekolah dengan bagian tubuh atas yang lemah karena jarang beraktivitas fisik.

Fenomena itu terjadi dalam beberapa tahun terakhir karena kini orangtua lebih senang anaknya bermain gadget ketimbang bermain di luar.

Aplikasi edukasi di gadget dianggap bisa membantu anak-anak menjadi lebih pintar, tetapi banyak orangtua tidak sadar kebiasaan main gadget malah menghambat perkembangan fisik anak.

"Tangan anak-anak menjadi lemah sehingga tidak bisa menggunakan pensil. Tulisan tangan mereka pun sangat buruk. Hal ini diakibatkan karena terlalu banyak menggunakan perangkat digital," kata Drew yang telah menjadi kepala sekolah selama 20 tahun.

Permainan fisik, seperti memanjat pohon atau bermain bola, kini mulai ditinggalkan anak laki-laki. Sementara itu, anak perempuan juga semakin jarang bermain dengan benda-benda kerajinan, seperti manik-manik atau menguncir rambut.

Dampak dari akrabnya anak-anak dengan gadget sejak bayi adalah kemampuan berbahasa yang kurang lancar atau cadel. (Muthia Zulfa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.