Kompas.com - 17/12/2015, 14:19 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com – Rasa haus akan timbul karena asupan air berkurang, banyak mengasup makanan asin, atau olahraga agak lama. Tetapi, ada beberapa hal tak terduga yang bisa membuat kita selalu ingin minum.

"Setiap kondisi yang mengubah keseimbangan air dan garam dalam tubuh bisa memicu haus," kata Laura M. Hahn, MD, dokter perawatan primer di Mercy Medical Center.

Jika Anda sudah mengonsumsi cukup air dan warna urine berwarna kuning muda, namun tetap merasa haus terus, mungkin ini saatnya Anda memeriksakan diri ke dokter. Ada beberapa kondisi penyakit yang bisa membuat kita merasa kehausan.

1. Diabetes
Diabetes meningkatkan risiko dehidrasi, terlebih jika penyakit ini tidak disadari. Saat tekanan gula darah terlalu tinggi, tubuh akan memaksa ginjal memproduksi urine lebih banyak untuk menyingkirkan glukosa yang berlebih. "Gejala lainnya adalah sering buang air kecil, dan ini juga memicu haus," kata Heather Rosen, MD, direktur medis UPMC Urgent Care North Huntingdon di Pennsylvania.

2. Diabetes insipidus
Meskipun diabetes insipidus tidak terkait dengan diabetes yang kita ketahui, tapi  tanda-tanda gejalanya sama, seperti dehidrasi dan kandung kemih yang aktif.

Diabetes insipidus adalah kondisi yang sangat langka. Ditandai dengan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh yang memengaruhi penyerapan air.

Penderita penyakit ini akan kehilangan sejumlah besar air melalui urine, bahkan bisa mencapai 20 liter sehari. Akibatnya rasa haus pun terus menerus dirasakan.

3. Menstruasi
Selama masa menstruasi, adalah normal jika kita memiliki dorongan untuk terus minum.
"Kadar estrogen dan progesteron bisa memengaruhi volume cairan tubuh. Ditambah dengan kehilangan darah selama haid, kompensasinya adalah peningkatan rasa haus," kata Rosen.

4. Mulut kering
Mulut kering, juga dikenal sebagai xerostomia, sering menjadi penyebab haus berlebihan. "Rasa kering yang abnormal dari membran mukosa mulut terjadi akibat pengurangan aliran atau perubahan komposisi air liur," kata Rosen.

Jika kelenjar tidak memproduksi saliva yang cukup, gejala lainnya adalah bau mulut, sulit mengunyah, dan rasa tebal, air liur seperti benang.  Mulut kering bisa juga merupakan efek samping dari obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.