Cek Kesehatan Jantung dengan Tes "Calcium Scoring"

Kompas.com - 18/12/2015, 09:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna
JAKARTA, KOMPAS.com – Penyakit jantung koroner merupakan pembunuh nomer satu. Sayangnya, penyakit ini sering tidak bergejala. Deteksi kesehatan jantung Anda dengan metode calcium scoring.

Pemeriksaan calcium scoring, menurut dr.Raja Adil C Siregar, Sp.JP (K), merupakan tahapan awal dari pemeriksaan CT-scan yang lebih komplit.

"Pemeriksaan ini dilakukan sebagai screening jantung dan untuk mengetahui apakah ada sumbatan-sumbatan atau plak, di pembuluh darah koroner pasien,” ujarnya dalam acara seminar kesehatan yang diadakan RS.Bethsaida Serpong Tangerang Selatan (17/12/15).

Raja menjelaskan, plak di pembuluh darah awalnya adalah lemak yang tertimbuh. Plak itu mengandung kalsium yang otomatis terbawa ke dalam lemak.  Sifat kalsium ini adalah memperkeras lemak yang menyumbat.

"Semakin banyak atau semakin besar plak, makin banyak juga kalsium yang terangkut. Tapi, ini tidak ada kaitannya dengan berapa banyak kalsium yang kita konsumsi” katanya.

Kelebihan dari tes calcium scoring, menurut Raja, adalah pemeriksaannya cepat, tidak melelahkan pasien, dan tidak memerlukan puasa.

Pemeriksaan ini juga langsung ke anatomi koroner sehingga hasilnya cukup informatif.

Pemeriksaan kesehatan jantung sangat disarankan untuk orang yang berusia di atas 35 tahun. "Sebaiknya rutin lakukan medical check up. Tapi tidak tertutup kemungkinan orang yang baru berusia 20-an sudah kena sakit jantung, misalnya jika ia perokok berat," katanya.

Orang yang memiliki risiko penyakit jantung adalah mereka yang berusia di atas 35 tahun, kadar kolesterol dan trigliserida tinggi, kegemukan, tekanan darah tinggi, serta gaya hidup tidak sehat.  (Gibran Linggau)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X