Kentang Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe-2

Kompas.com - 02/01/2016, 11:05 WIB
Kentang ShutterstockKentang
|
EditorBestari Kumala Dewi

Ketiga studi itu adalah Nurses' Health Study (1984–2010) yang meneliti  70.773 wanita, Nurses' Health Study II (1991–2011) yang meneliti  87.739 wanita dan Health Professionals Follow-Up Study (1986–2010) yang meneliti 40.669 pria. Semua relawan tidak menderita penyakit diabetes, kardiovaskular dan kanker di awal penelitian.

Peneliti menilai konsumsi kentang para relawan menggunakan kuesioner yang harus mereka isi.

Para peneliti juga mengevaluasi perubahan konsumsi kentang mereka dalam kurun waktu empat tahun, dan mengidentifikasi kemunculan diabetes tipe-2 dari laporan yang diberikan para relawan. Laporan-laporan itu kemudian divalidasi untuk membuktikan kebenarannya.

 

Kentang Goreng: Risiko Terbesar Diabetes

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa peserta yang sering mengonsumsi kentang  (dipanggang, direbus, dihaluskan, atau digoreng), mengalami peningkatan risiko diabetes tipe-2  yang signifikan, lebih tinggi dibanding peserta lainnya.

Setelah dikurangi dengan faktor demografi, gaya hidup, dan faktor risiko dari makanan lain, didapat hasil sebagai berikut:

1. Peserta yang makan kentang kurang dari dua sampai empat porsi per minggu memiliki peningkatan risiko diabetes tipe-2 sebanyak tujuh persen.

2. Peserta  yang makan kentang sebanyak tujuh porsi atau lebih per minggu memiliki peningkatan risiko sebesar 33 persen.

3. Peserta yang sering makan kentang goreng memiliki risiko diabetes tipe-2 yang lebih tinggi dari peserta yang makan kentang panggang, rebus, dan tumbuk.

 

"Konsumsi kentang yang berlebihan harus dikurangi, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi diabetes dan resistensi insulin," kata Dr Muraki.

"Perbanyaklah  sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, untuk mencegah diabetes tipe-2."

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Medscape
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X