Jangan Sembarangan Atasi Masalah Tulang Belakang dengan "Chiropractic"

Kompas.com - 06/01/2016, 20:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com – Jangan anggap semua masalah tulang belakang adalah persoalan kecil yang bisa diatasi dengan hanya pergi ke tukang urut maupun terapi chiropractic. Jika penanganan tulang belakang tidak dilakukan oleh ahlinya, justru bisa berakibat fatal.

Dokter spesialis orthopaedi-konsultan bedah tulang, Rizal Pohan menjelaskan, sebelum melakukan penanganan pada tulang belakang, pasien harus menjalani pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti ronTgen, CT Scan, dan MRI. Setelah didapatkan diagnosis terhadap tulang belakang, barulah dokter dapat menentukan langkah selanjutnya.

“Penyakit tulang belakang ada yang bisa dilakukan tindakah dengan operasi atau cukup makan obat-obatan, maupun fisioterapi saja bisa sembuh. Pasien saraf kejepit, 95 persen bisa sembuh dengan sendirinya, hanya lima persen yang butuh operasi,” ujar Rizal saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/1/2016).

Pemeriksaan menyeluruh sangat diperlukan, apakah pasien memiliki kelainan tulang belakang. Misalnya, untuk kasus pasien yang memiliki tulang belakang bengkok atau skoliosis, tentu tidak bisa sembarangan ditangani dengan cara diurut untuk meluruskan tulang.

Atau untuk kasus kifosis, yakni tulang belakang yang melengkung, juga perlu penanganan dengan hati-hati. Apalagi jika ada masalah tulang belakang bagian leher, seperti tulang yang menunduk.

“Daerah leher bisa fatal, di leher itu ada saraf otak. Jika dipaksa atau leher diputar-putar, bisa patah tulang belakang atau sarafnya sehingga menyebabkan kelumpuhan, hilang kesadaran,” terang Rizal.

Chiropractic sendiri merupakan metode mengatasi nyeri punggung tanpa tindakan operasi maupun obat-obatan. Chiropractic mirip dengan pijat, karena hanya menggunakan tangan terapis atau instrumen tambahan.

Namun, tak semua pasien yang mempunyai masalah tulang belakang aman menjalani terapi ini, khususnya pasien yang perlu tindakan operasi untuk mengatasi masalah tulang belakang.

Terapi chiropractic ini sedang ramai menjadi pembahasan di media social, karena kasus meninggalnya seorang wanita setelah melakukan terapi ini.

Kompas TV Apa Itu 'Chiropractic'?


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
Cara Menghilangkan Karang Gigi, Bisakah Dilakukan Sendiri?

Cara Menghilangkan Karang Gigi, Bisakah Dilakukan Sendiri?

Health
9 Makanan yang Mengandung Tembaga Tinggi

9 Makanan yang Mengandung Tembaga Tinggi

Health
9 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Gejala TB Kelenjar

Gejala TB Kelenjar

Health
Manfaat Menyusui bagi Kesehatan Ibu

Manfaat Menyusui bagi Kesehatan Ibu

Health
Berapa Hari Sekali Kita Harus Keramas?

Berapa Hari Sekali Kita Harus Keramas?

Health
Cara Menggunakan Tisu Basah Antiseptik Agar Efektif Basmi Kuman

Cara Menggunakan Tisu Basah Antiseptik Agar Efektif Basmi Kuman

Health
Obat Vertigo Alami yang Ampuh

Obat Vertigo Alami yang Ampuh

Health
Penyebab Ejakulasi Tertunda yang Bisa Kurangi Kepuasan Seksual

Penyebab Ejakulasi Tertunda yang Bisa Kurangi Kepuasan Seksual

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X