Jangan Menggerakkan Leher Secara Berlebihan

Kompas.com - 09/01/2016, 11:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

Apalagi jika tulang leher sampai patah, tentu instabilitas itu menjadi lebih parah lagi dan bisa menimbulkan kematian yang lebih cepat lagi. Diitambah lagi robeknya pembuluh darah arteri vertebralis akibat tergores tulang leher yang patah itu.

Bunyi 'krek"

Bila kita menggerakkan sendi leher sampai berbunyi "krek" menunjukkan telah terjadi manipulasi pergerakan sendi secara berlebihan.

"Bunyi krek itu tampaknya memang tidak terjadi dislokasi atau patah tulang leher, namun sebetulnya dengan makin sering digerakkan berlebihan, maka sendi lehernya bisa makin lemah dan menyebabkan tulang leher tidak stabil. Semakin bertambah usia akan muncul keluhan nyeri leher kronis," katanya.

Pada kasus yang menimpa Allya Siska, menurut Wawan pergerakan sendi leher yang berlebihan yang dilakukan terapisnya juga diikuti dengan dislokasi tulang dan sendi lehernya. "Bahkan mungkin terjadi retakan tulang belakang leher," imbuhnya.

Wawan menyarankan agar tidak menggerakkan leher secara berlebihan, baik oleh diri sendiri, tukang cukur, tukang pijat, bahkan oleh orang yang mengaku profesional dan mempunyai sertifikat khusus itu.

"Untuk masalah nyeri leher, punggung, atau nyeri pinggang, datanglah ke ahli profesional yang terdidik di rumah sakit, seperti spesialis saraf, bedah saraf, dokter ortopedi, dokter fisik dan rehabilitasi, bahkan tidak ada salahnya ke dokter umum atau fisioterpi," sarannya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Arti Efikasi Vaksin Sinovac menurut Penjelasan Ahli

Health
Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Herpes pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Health
5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

Health
8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

8 Gejala Vertigo dan Cara Mengatasinya

Health
Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Mitos atau Fakta, Minum Susu Sapi Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Health
6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

6 Manfaat Kuaci untuk Kesehatan

Health
Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Mengenal Dwarfisme, Kondisi yang Ganggu Pertumbuhan Manusia

Health
Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Cedera ACL: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Health
4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

4 Cara Jaga Kesehatan dan Kebersihan Vagina

Health
21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

21 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Perlu Diwaspadai

Health
Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Merasa Sulit Bahagia, Waspadai Anhedonia

Health
14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

14 Makanan untuk Membantu Menghilangkan Stres

Health
Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Keluar Flek Cokelat, Kapan Perlu Waspada?

Health
5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

5 Cara Menghilangkan Jamur Kuku

Health
8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

8 Cara Mengatasi Flu dengan Cepat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X